Virus Corona Masuk Kalbar

Datangi Dua Resepsi Pernikahan, AKP Joni Bacakan Maklumat Kapolri Imbau Tamu Undangan Bubarkan Diri

Sesampainya di tempat resepsi, Joni disambut panitia kemudian mengambil alih microfon pengisi acara dan membacakan maklumat Kapolri.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Joni
Sampaikan Maklumat Kapolri:  Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Sintang, AKP Joni Murdiyanta mendatangi dua lokasi resepsi pernikahan untuk menyampaikan maklumat kapolri.    

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID SINTANG - Dua pasangan suami istri yang menggelar resepsi pernikahan di Kabupaten Sintang, Kalbar, nampaknya harus legowo mengakhiri lebih dini menjadi raja dan ratu sehari duduk di atas pelaminan.

Alasannya, mereka harus mematuhi maklumat Kapolri soal pencegahan corona.

Sabtu (28/3/2020) malam, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Sintang, AKP Joni Murdiyanta mendatangi dua lokasi resepsi pernikahan sekaligus, Gedung Pancasila dan Masuka.

 Joni Murdiyanta  tidak datang sendiri. Dia bersama beberapa dengan anggota satuan Binmas yang mendampinginya.

Cegah Corona, Polsek Pontianak Utara Gelar Patroli Datangi Kerumunan Warga pada Malam Hari

Sekitar pukul 18.15 WIB, Joni dan anggotanya bertandang ke Gedung Pancasila, Jalan Pahlawan Kelurahan, Tanjung Puri, di mana ada pasangan suami istri melangsungkan resepsi pernikahan. 

Sesampainya di tempat resepsi, Joni disambut panitia kemudian mengambil alih microfon pengisi acara dan membacakan maklumat Kapolri.

Personel Polsek Pontianak Kota mendatangi tempat kerumunan atau berkumpulnya warga masyarakat baik di warung makan, tempat umum, cafe,warung kopi dan lain sebagainya, Sabtu (28/3/2020) malam.
Personel Polisi Tempel Maklumat Kapolri

“Terlebih dahulu, kami dari Polres Sintang memohon maaf yang sebesar-besarnya. Karena kami hanya melaksanakan tugas memberikan imbauan kepada bapak semua, karena dengan wabah corona, semua lapisan masyarakat, ini tidak bisa disepelekan. Kami hanya membacakan Maklumat Kapolri tentang Corona,” kata Joni.

Dengan pengeras suara, Joni mulai membacakan Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19). Ada sejumlah poin isi maklumat tersebut pembatasan keramaian untuk pencegahan corona.

“Mari kita meninggalkan tempat ini, supaya kita tidak tertular. Siapa tahu di antara kita di sini ada yang terpapar corona. Kami mohon bapak ibu, supaya secepatnya mengindahkan imbauan ini. Kami mohon maaf, bukanya kami ini mencari kesalahan, karena ini aturan dari pemerintah. Kami hanya menegakan aturan pemerintah. Kami mohon maaf sekali lagi, supaya segera membubarkan diri agar kita tidak menjadi acuan masyarakat lainnya,” imbau Joni Murdiyanta.

Patroli Singkawang Timur Berikan Imbauan Maklumat Kapolri Tentang Virus Corona Covid-19 Kepada Warga

Joni mengedepankan pendekatan persuasif humanis dalam menerapkan maklumat Kapolri. Joni bersyukur, para tamu undangan, mempelai dan keluarga kedua belah pihak saling memahami atensi pemerintah.

“Masyarakat sebenarnya sudah tahu. Kami hanya memperjelas agar masyarakat mematuhi apa yang menjadi isi maklumat. Respon masyarakat menerima dengan baik, bagus. Kami juga mengimbau dengan bahasa santun, humanis kita berikan arahan supaya kalau bisa dihentikan. Kalau memang sudah ada tamu yang datang,  salaman saja, gak usah makan, bungkus atau bawa pulang,” ungkap Joni Murdiyanta.

Dari beberapa video yang diterima Tribun Pontianak, resepsi pernikahan yang digelar di Gedung Pancasila menerapkan Sosial distancing. Bahkan di depan pelaminan pengantin, ada baliho bertuliskan “Terima kasih atas kehadiran tamu undangan. Di sini diberlakukan sosial distancing. Mohon jaga jarak anda"

Di tempat resepsi terpisah, tepatnya di Gang Amal, Masuka, panitia juga menerapkan hal serupa. Bahkan, tersedia tempat cuci tangan dan juga bilik disinfektan.

Setelah menyampaikan imbauan, Joni tak lekas pulang. Dia standby di depan pelaminan sembari bersilaturahmi dengan keluarga besar mempelai.

“Setengah jam di sana, sambil silaturahmi. Yang punya hajat juga mendukung, tidak keberatan. Dia juga sudah tahu kalau sekarang memang masih dalam wabah corona,” ungkap Joni.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved