Corona Masuk Indonesia

TERUNGKAP Covid-19 Gabungan Dua Virus, Peneliti Ungkap Hasil dari Analisa Genom

Dalam jangka waktu beberapa minggu, kita semua telah tahu tentang COVID-19 dan virus yang menyebabkannya: SARS-CoV-2

clinicaltrialsarena.com
Ilustrasi obar covid-19. 

Data genom Genom SARS-CoV-2 sedang secara cepat diurutkan oleh para peneliti Cina.

Terdapat sekitar 30.000 basis molekul RNA yang memiliki 15 genus, termasuk genus S yang berisi sebuah protein yang terletak di permukaan luar virus yang viral (sebagai perbandingan, genom kita berbentuk sebuah spiral ganda DNA dengan basis ukuran 3 miliar dan memiliki sekitar 30.000 genus).

Analisis genomis komparatif telah menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 berasal dari kelompok Betacoronaviruses dan sangat dekat dengan SARS-CoV, yang bertanggung jawab untuk sebuah pandemi pneumonia akut yang timbul pada November 2002 di Provinsi Guandong di Cina dan menyebar ke 29 negara pada 2003.

Total 8.098 kasus tercatat, termasuk 774 kematian.

Diketahui bahwa kelelawar dari genus Rhinolophus (kemungkinan beberapa spesies gua) yang menimbulkan virus ini dan karnivora berjumlah sedikit, musang palem (Paguma larvata) kemungkinan menjadi hewan penghubung antara kelelawar dan kasus manusia yang pertama. Sejak itu banyak Betacoronaviruses telah ditemukan, umumnya di kelelawar, tapi juga di manusia.

Contohnya RaTG13, terbatas pada sebuah kelelawar dari spesies Rhinolophus affinis yang ditemukan di Provinsi Yunan Cina, akhir-akhir ini telah dianggap sangat mirip dengan SARS-CoV-2, dengan urutan genom yang mirip sampai 96%.

Hasil-hasil ini mengindikasikan bahwa kelelawar, khususnya spesies dari genus Rhinolophus menjadi reservoir virus SARS-CoV dan SARS-CoV-2.

Wali Kota Pontianak Sampai Potong 50 Persen Perjalanan Dinas untuk Tangani Covid-19

Tapi bagaimana kita mendefinisikan sebuah reservoir?

Sebuah reservoir adalah satu atau beberapa spesies hewan yang tidak atau tidak terlalu sensitif kepada virus, yang akhirnya secara alami menjadi pembawa satu atau beberapa virus.

Tidak adanya gejala-gejala penyakit bisa dijelaskan dengan efektif daya tahan tubuh mereka, yang membuat mereka bisa melawan pertumbuhan virus yang terlalu banyak.

Halaman
1234
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved