UN 2020 Ditiadakan

Presiden Jokowi Beri Kepastian Tentang UN 2020! Ada 3 Pilihan, Tetap Digelar, Ditunda atau UN Batal

Tercatat ada 8,3 juta siswa yang semestinya mengikuti Ujian Nasional dari 106.000 satuan pendidikan di seluruh tanah air.

Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNNEWS
Presiden Joko Widodo (Jokowi)Beri Kepastian Tentang UN 2020! Ada 3 Pilihan, Tetap Digelar, Ditunda atau UN Batal. 

Presiden Jokowi Beri Kepastian Tentang UN 2020! Ada 3 Pilihan, Tetap Digelar, Ditunda atau UN Batal

JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memimpin rapat terbatas ihwal kepastian pelaksanaan Ujian Nasional ( UN ) Tahun 2020 di tengah terjadinya wabah virus corona.

Rapat berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/3/2020).

"Siang hari ini akan dibahas kebijakan UN untuk tahun 2020. Kita tahu Covid-19 sangat mengganggu proses pendidikan di tanah air dan kita juga telah melakukan belajar dari rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19," ujar Jokowi saat membuka rapat.

Ia menambahkan, situasi ini membawa dampak kepada rencana UN Tahun 2020.

BREAKING NEWS - Ujian Nasional UN Dihapus atau Ditiadakan, Inilah Penentu Kelulusan Kamu

Tercatat ada 8,3 juta siswa yang semestinya mengikuti Ujian Nasional dari 106.000 satuan pendidikan di seluruh tanah air.

Ia mengatakan, saat ini tersedia tiga pilihan.

Pertama, Ujian Nasional tetap dilaksanakan.

Kedua, Ujian Nasional tetap dilaksanakan namun pelaksanaannya ditunda.

Ketiga, Ujian Nasional ditiadakan sama sekali.

"Prinsip yang utama yang harus kita pegang adalah kebijakan ini bisa kita ambil tetapi jangan sampai merugikan dari hak 8,3 juta siswa yang harusnya mengikuti Ujian Nasional yang diadakan," lanjut Presiden.

Sebelumnya Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengatakan UN tingkat SD, SMP, dan SMA diputuskan ditiadakan di tengah pandemi virus corona yang kini terus meluas.

Syaiful mengatakan keputusan itu disepakati dalam rapat konsultasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, yang digelar secara online, Senin (23/3/2020).

"Penyebaran wabah Covid-19 diprediksi akan terus berlangsung hingga April. Jadi tidak mungkin kita memaksakan siswa untuk berkumpul melaksanakan UN di bawah ancaman wabah Covid-19, sehingga kami sepakat UN ditiadakan," kata Huda kepada wartawan, Selasa (24/3/2020).

Nadiem Makarim dan Komisi X DPR RI Sepakat Tiadakan Ujian Nasional, Penentuan Kelulusan Masih Dikaji

UN tingkat SMA sedianya dilaksanakan pekan depan.

Sementara UN tingkat SMP dan SD dijadwalkan pada akhir April.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved