Ilmuwan Ungkap Golongan Darah Paling Berisiko Terjangkit Virus Corona, Cek Hasil Penelitian Medisnya

CORONA - Penelitian baru oleh ilmuwan di Wuhan dan Shenzhen menyebut pasien dengan golongan darah tertentu memiliki risiko infeksi lebih tinggi.

Editor: Marlen Sitinjak
SMITH COLLECTION/GADO
Ilmuwan Ungkap Golongan Darah Paling Berisiko Terjangkit Virus Corona, Cek Hasil Penelitian Medisnya. 

Ilmuwan Ungkap Golongan Darah Paling Berisiko Terjangkit Virus Corona, Cek Hasil Penelitian Medisnya

CORONA - Penelitian baru oleh ilmuwan di Wuhan dan Shenzhen menyebut pasien dengan golongan darah tertentu memiliki risiko infeksi lebih tinggi.

Tidak hanya itu, golongan darah ini juga cenderung mendapatkan gejala-gejala serangan infeksi virus Corona.

Sedangkan ada golongan darah yang lain yang memiliki risiko infeksi lebih rendah dibandingkan yang lain.

Golongan darah yang lebih rentan adalah golongan darah A.

Sedangkan golongan darah O sepertinya lebih resisten, menurut studi awal dari pasien penyakit Covid-19 yang ada di China.

Penelitian medis di China mengambil pola golongan darah lebih dari 2.000 pasien yang terinfeksi di Wuhan dan Shenzhen.

Kemudian hasilnya dibandingkan dengan populasi sehat.

Donald Trump Goda Ilmuwan Jerman yang Kini Kerjakan Vaksin Corona, Tawarkan Uang Jumlah Fantastis

Hasilnya ditemukan jika pasien golongan darah A tunjukkan risiko infeksi lebih tinggi.

Orang dengan golongan darah A juga cenderung kembangkan lebih banyak gejala penyakit ini.

Walaupun peneliti menyebut studi tersebut masih studi awal dan masih banyak pekerjaan harus dilakukan.

Mereka mendesak pemerintah dan fasilitas medis untuk pertimbangkan perbedaan golongan darah saat rencanakan langkah mitigasi terencana atau saat mengobati pasien Covid-19.

"Orang dengan golongan darah A mungkin perlu perkuat imun diri untuk kurangi risiko infeksi," tulis peneliti yang dipimpin oleh Wang Xinghuan dengan Centre for Evidence-Based and Translational Medicine di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan.

"Pasien Sars-CoV-2 dengan golongan darah A mungkin perlu menerima pengobatan dan perawatan lebih serta pengawasan ketat," tulis Wang.

Kontras dengan fakta tersebut, "golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terinfeksi dibandingkan dengan golongan darah lainnya," mengutip jurnal yang mereka publikasikan di Medrxiv.org, Rabu (11/3/2020).

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved