Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan, Bawaslu Kubu Raya Soroti Perubahan Status

Uray Juliansyah mengungkapkan Bawaslu akan mengcrosscek permasalahan yang ada, setelah itu dikaji dan kemudian rekomendasikan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ketua Bawaslu Kabupaten Kubu Raya, Uray Juliansyah . 

KUBU RAYA - Ketua Bawaslu Kubu Raya, Uray Juliansyah memastikan jika pihaknya akan memaksimalkan pengawasan terhadap pemuktahiran data pemilih berkelanjutan walaupun belum menghadapi Pilkada.

Hal ini ditegaskan U Juliansyah disela-sela rapat koordinasi pengawasan pemuktahiran data pemilih berkelanjutan Bawaslu Kubu Raya di Hotel Dangau, Jalan Arteri Supadio atau Ayani II, Kubu Raya, Kalbar.

"Sesuai dengan UU 7 tahun 2017, kami berkewajiban dipasal 104 huruf f mengawasi proses pemuktahiran data berkelanjutan yang teknisnya dilakukan oleh KPU dan secara data oleh Disdukcapil," kata Uray Juliansyah, Rabu (11/3/2020).

Sekda Kalbar Sebut Pembangunan Ketenagakerjaan di Kalbar Masih Dihadapi Masalah

Sebelumnya, diungkapkan U Juliansyah, ada beberapa tujuan pihaknya melaksanakan rakor, diantaranya yakni menelaah proses dan mekanisme pendataan penduduk menjadi daftar pemilih.

"Hasil rapat hari ini akan kami rekomendasikan ke Bawaslu Provinsi dan RI terkait hambatan dari proses pemuktahiran data pemilih berkelanjutan," beber Uray Juliansyah.

Lebih lanjut, Uray Juliansyah mengungkapkan Bawaslu akan mengcrosscek permasalahan yang ada, setelah itu dikaji dan kemudian rekomendasikan

"Untuk metode konkrit yang akan kami awasi adalah mengenai data terkait penduduk atau masyarakat yang sudah meninggal, atau perubahan status maupun perpindahan daerah," terangnya.

Selain itu, mengenai pemuktahiran data pemilih berkelanjutan ini, U Juliansyah pun mengatakan pihaknya terus menggiatkan sosialisasi untuk membangun kesadaran masyarakat.

"Kami juga mendorong kesadaran masyarakat, karena selain dari rakor juga Bawaslu menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat dengan turun ke sekolah-sekolah dan desa-desa untuk membangun kesadaran menjadi pemilih masuk dalam data," kata Uray Juliansyah.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved