Breaking News:

Kepala BPS Kota Pontianak Imbau Masyarakat Pontianak Lakukan Sensus Secara Mandiri

Suminar menjelaskan apabila dalam tahapan sensus penduduk online masih ada masyarakat yang tidak melaksanakan proses tersebut.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Jamadin
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Kepala Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, Suminar saat memberi paparan 

PONTIANAK - Kepala BPS Kota Pontianak, Kalbar, Suminar mengatakan dalam sensus penduduk 2020 dilakukan pembaharuan data kondisi perumahan. Termasuk informasi seluruh data anggota keluarga yang terbaru.

Data yang bisa diperoleh diantaranya terkait pendidikan, pekerjaan dan banyak pertanyaan lain yang bisa menggambarkan karakteristik penduduk Indonesia. Dalam sensus penduduk 2020 ini dilakukan dalam dua tahap.

"Pada 15 Februari hingga 31 Maret sensus penduduk online telah dilakukan," ujar Suminar, Rabu (11/3/2020)

Suminar  menjelaskan apabila dalam tahapan sensus penduduk online masih ada masyarakat yang tidak melaksanakan proses tersebut.

Edi Kamtono Imbau ASN Pemkot Pontianak Unggah Data Sensus Penduduk Secara Online

Maka akan ada petugas sensus yang mendatangi untuk melakukan wawancara. 

"Sensus penduduk secara manual akan dilakukan pada 1 hingga 31 Juli," ujar Suminar.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat Kota Pontianak untuk bisa memanfaatkan tahapan sensus penduduk online. Pasalnya masyarakat bisa melakukan pembaharuan data secara mandiri.

"Bagi yang sudah melakukan sensus penduduk online tidak lagi akan didatangi petugas, kecuali ada kesalahan dalam pengisian data," ujar Suminar.

Masyarakat yang merasa melakukan kesalahan pengisian data dalam sensus penduduk online bisa melapor kepada ketua RT. Sehingga nantinya akan dikunjungi pada sensus penduduk manual pada Juli mendatang.

Dalam sensus penduduk manual yang paling terlibat adalah ketua RT. Karena setelah tahapan sensus penduduk online akan dilakukan verifikasi oleh ketua RT. Kemudian baru dilakukan wawancara dilapangan.

"Untuk data umum yang bersifat persebaran dan jumlah sekitar enam bulan hingga satu tahun sudah dibisa di publish," ujar Suminar.

Namun untuk data demografi dengan karakteristik yang lebih banyak akan dilakukan sensus sampel pada 2021. Dalam sensus tersebut akan ada data catatan kematian dan kelahiran.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved