Peladang Vonis Bebas
Tanggapan Kapolres dan Dandim Sintang Soal Putusan Bebas Enam Peladang
Personel gabungan TNI Polri usai mengamankan jalannya aksi damai langsung bergerak memungut sampah botol bekas air mineral.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Maudy Asri Gita Utami
SINTANG - Enam peladang resmi bebas dari tuntutan hukuman di Pengadilan Negeri Sintang, Senin (9/3/2020).
Majelis hakim membebaskan mereka dari segala dakwaan.
Mereka dinyatakan bebas dan berkuatan hukum.
Baik Jaksa Penuntut Umum maupun penasehat hukum menyatakan menerima hasil putusan pegadilan.
• Sikapi Putusan Bebas Peladang Sintang, Sutarmidji: Peladang Jangan Dipidana
Putusan bebas enam peladang disambut suka cita oleh ribuan elemen masyarakat yang sudah menunggu hasil putusan pengadilan.
Euforia kebebasan peladang dirayakan dengan berpelukan dan menyayikan lagu Indonesia Raya.
Usai mendengar hasil putusan, ribuan masyarakat yang memadati halaman Pengadilan Negeri Sintang membubarkan diri dengan tertib.
Personel gabungan TNI Polri usai mengamankan jalannya aksi damai langsung bergerak memungut sampah botol bekas air mineral.
Kurang dari dua jam pasca putusan pengadilan, arus lalu lintas yang semula dialihkan, sudah mulai dibuka kembali.
Ribuan personel yang disiagakan juga ditarik mundur dari pengadilan usai sidang berlangsung aman dan kondusif.
Kapolres Sintang, AKBP Jhon Halilintar Ginting mendoakan agar masyarakat bisa sampai rumah dengan selamat.
"Masyarakat yang pulang ke rumah masing masing mudah mudahan selamat sampai tujuan," doanya.
Kapolres menyebut keputusan bebas yang diputuskan oleh pengadilan harus dihargai.
"Seperti yang kita dengar tadi hasil putusan, kita harus menghargai putusan tersebut. Saya ucapkan terimakasih kepada semua elemen masyarkat, yang tadi melaksanakan aksi dengan damai," katanya.
Dandim 1205/stg, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan mengaku lega setelah mendengar hasil putusan pengadilan.
Kedepan, dia akan memperbanyak ruang diskusi bersama masyarakat untuk mencari solusi bersama supaya peladang bisa berladang dengan aman.
"Apa yang menjadi pikiran saya selama berminggu minggu ini sudah lepas. Saya tidak lagi punya beban pikiran. Setelah hari ini saya akan ikut diskusi bersama peladang untuk mencari solusi dan mewadahi kearifan lokal," ujar Dandim. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak