Corona Masuk Indonesia
Dampak Virus Corona, Tokoh Masyarakat Pontianak Harap Pemkot Responsif Soal Ketersedian Bahan Pokok
Menurutnya pemerintah harus responsif dan melakukan sejumlah upaya untuk ikut meredakan kekhwatiran yang mulai dirasakan masyarakat
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Madrosid
PONTIANAK - Tokoh Masyarakat Kota Pontianak sekaligus Sekretaris IKBM Kalimantan Barat Muhammad Fauzi meminta Pemerintah Kota Pontianak turun ke bawah untuk meyakinkan masyarakat terkait dengan kegelisahan dan kekhawatiran masyarakat mengenai informasi virus corona yang mulai teridentifikasi di Indonesia.
Menurutnya pemerintah harus responsif dan melakukan sejumlah upaya untuk ikut meredakan kekhwatiran yang mulai dirasakan masyarakat.
“tidak hanya dalam bentuk tulisan atau sekedar himbauan akan tetapi menjelaskan masyarakat terkait kondisi di lapangan agar kepanikan tidak tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.
Fauzi melihat bahwa kegelisahan dan kekhawatiran itu bisa menjadi persoalan baru yakni kepanikan masyarakat terhadap ketersediaan bahan pokok.
• Virus Corona Covid 19 Tak Mematikan, Dr. Ika: Virus Hoaks Corona Lebih Berbahaya
Ia khawatir terdapat kecendrungan masyarakat kategori ekonomi menengah ke atas yang memiliki uang lebih membeli bapok dalam jumlah banyak dengan alasan untuk stok.
Gejolak tersebut jika dibiarkan akan menjadi persoalan sosial antara masyarakat ekonomi lemah dan menengah dengan masyarakat menengah ke atas.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pontianak juga dituntut mengambil langkah cepat guna mengantisipasi kepanikan masyarakat terkait dengan menyebarnya virus corona
Hingga saat ini hal tersebut belum dilakukan, yakni menjelaskan kondisi sebenarnya sehingga masyarakat mendapatkan kejelasan.
"Sebagai pemimpin harus turun kepada masyarakat untuk meyakinkan sehingga tidak perlu menunggu berbulan-bulan. Paling tidak Pemerintah Kota Pontianak harus memberikan rasa aman, menjamin hingga meyakinkan masyarakat bahwa kebutuhan pokok saat ini masih tersedia sehingga kepanikan tidaklah terjadi,” pungkasnya.