Pemda Kapuas Hulu Anggarkan Rp5,3 Miliar Untuk Tanam Singkong
Dari anggaran Rp 5,3 miliar mulai persiapan lahan, sarana pendukungnya, penyiapan setek dan proses penanaman termasuk pupuk.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Syahroni
Pemda Kapuas Hulu Anggarkan Rp5,3 Miliar Untuk Tanam Singkong
KAPUAS HULU, TRIBUN - Sebesar Rp5,3 miliar dianggarkan Pemerintah Kapuas Hulu, untuk program penanaman ubi kayu atau singkong pada 2020 ini.
Penganggaran itu dibenarkan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Horti Kultura, Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, M. Sudirman menyebutkan anggran Rp5,3 miliar itu dialokasikan untuk menanam ubi kayu pada lahan seluas 270 hektar.
Sedangkan lokasi penanaman singkong berada di Kecamatan Jongkong dan Selimbau.
• Dukung Pemkab Tanam Ubi Kayu, Ini Harapan Warga Kapuas Hulu
Anggaran Rp5,3 miliar dijelaskannya secara rinci tidak hanya untuk persiapan lahan namun penganggaran hingga proses pasca panen mendatang.
"Dari anggaran Rp 5,3 miliar mulai persiapan lahan, sarana pendukungnya, penyiapan setek dan proses penanaman termasuk pupuk. Kemudian pengadaan mesin pengolah tepung, tempat penjemuran serta rumah mesin pengolah tepung dan sarana pendukung pasca panen," ujarnya, Senin (24/2/2020).
Sudirman menambahkan, untuk bibit ubi kayu hasil kebun interes, pada Januari 2020 kemarin sudah dilakukan penglabelan.
"Terus lahan 270 hektar, jumlah benih ubi yang mesti tertanam harus mencapai 1.980.990 setek," ucapnya.
• 2020 Dinas Pertanian Tanam Ubi Kayu di Lahan 270 Hektare
Dinas Pertanian dan Panggan Kapuas Hulu diakuinya telah melaksanakan penanaman kebun interes untuk menyiapkan setek yang akan ditanam demi memenuhi 270 hektare lahan.
"Kita sudah melakukan penanaman sebanyak 80 ribu setek di tahap pertama dan tahap kedua juga berjumlah 80 ribu. Penanaman kebun interes ini akan terus dilakukan di Sukamaju Mentebah," ujarnya.
Kemudian, jelasnya untuk pengerjaan pengembangan ubi kayu ini, bagi penyedia jasa yang berminat untuk mendapatkan paket pekerjaan harus melalui proses lelang.
"Sejauh ini kami masih melakukan proses pada konsultan perencanaan, dan sedang menyelesaikan rekayasa lapangan dan tinggal menunggu dokumen perencanaan dan selanjutnya pada akhir Maret nanti baru diusulkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk proses pelelangan," ungkapnya.
Upaya pengembangan ubi kayu oleh Pemda Kapuas Hulu mendapat dukungan dari masyarakat.
• PERJUANGKAN Nasib Daun Kratom, Ini 4 Poin Penting yang Diusulkan Sutarmidji ke Istana Negara
Dukungan itu mengingat sektor pertanian ubi kayu perlu dikembangkan dengan baik oleh pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/cassava_20170918_132455.jpg)