5 Kabupaten Wakili Kalbar di Rakornas Jakarta, Perjuangkan Nasib Guru Honorer

Apalagi guru honorer di daerah pelosok. Kemudian kami menuntut gaji yang setara dengan UMR

5 Kabupaten Wakili Kalbar di Rakornas Jakarta, Perjuangkan Nasib Guru Honorer
TRIBUN PONTIANAK/ SEPTI DWISABRINA
Ketua Forum Guru Honorer Non K2 Kalimantan Barat, Irwansyah (batik coklat) bersama Wakil Bupati Kabupaten Kayong Utara (KKU), Effendi Ahmad dan perwakilan guru Honorer, Selasa (18/2/2020) 

KUBU RAYA- Ketua Forum Guru Honorer Non K2 Kalimantan Barat, Irwansyah mengatakan sebanyak lima kabupaten akan mewakili Kalimantan Barat memperjuangkan nasib guru dan tenaga kependidikan honorer di rakornas Jakarta, Kamis, (20/2/2020).

"Tanggal 20 nanti kita akan kumpul di Jakarta untuk menyuarakan aspirasi teman-teman guru honorer agar dapat diakomodir menjadi PNS ataupun P3K," jelas Irwansyah , Selasa (18/2/2020).

Adapun tuntutan yang ingin disampaikan mereka adalah, pemerintah pusat dalam hal ini presiden agar mengeluarkan Keppres mengangkat status guru honorer ini.

"Apalagi guru honorer di daerah pelosok. Kemudian kami menuntut gaji yang setara dengan UMR," tutur Irwansyah.

Lebih lanjut, Irwansyah berharap seluruh elemen masyarakat serta pemerintah tingkat kabupaten hingga provinsi dapat mendukung perjuangan guru-guru honorer ini dalam rakornas.

"Sepulang dari rakornas dan hasilnya nanti, kami akan melanjutkan dengan audensi bersama DPRD provinsi dan Pak Gubernur Kalbar," ucap Irwansyah.

50 Persen Dana BOS untuk Gaji Honorer, Disdik Tunggu Juknis dan Larang Sekolah Tambah Guru Honor

"Jika kita melihat bersama, kondisi guru dan tenaga pendidik honorer sangat memperihatinkan. Kami pun berharap dukungan dari Gubernur Kalbar, DPRD Kalbar dan dinas-dinas terkait untuk perjuangan kami ini demi kesejahteraan guru honorer dan K2," sambungnya.

1. Kabupaten Kubu Raya (2 orang)
2. Kabupaten Mempawah (1 orang)
3. Kabupaten Kayong Utara (3 orang)
4. Kabupaten Sanggau (3 orang)
5. Kabupaten Sambas (2 orang)

"Total ada 11 orang guru dan tenaga kependidikan hononer non kategori 35+ yang mewakili Kalbar, mulai dari SD hingga SMA," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved