Breaking News:

Dugaan Tipikor Suryadman Gidot

Sidang Lanjutan Suryadman Gidot, Aleksius Gunakan Orang Lain Tawarkan Proyek dan Transfer Uang

Pada persidangan ini, pihak jaksa pun menunjukkan bukti transfer uang dari terdakwa Nelly kepada Fitri Julihardi.

TRIBUN PONTIANAK/ FERRYANTO
Jaksa saat tunjukan bukti transfer dari Nelly ke Saksi Fitri Julihardi di Sidang Tipikor Bupati Bengkayang Non Aktif Suryadman Gidot, Selasa (18/2/2020) 

PONTIANAK - Sidang Kasus Tipikor yang menjerat Bupati Bengkayang Non Aktif Suryadman Gidot terus berlangsung di Pengadilan Negeri Tipikor Pontianak.

Pada sidang yang bakal di gelar 25 Februari 2020 mendatang, giliran pihak Gidot lah yang di beri kesempatan menghadirkan saksi guna meringankan kasusnya.

Total 13 saksi di hadirkan oleh jaksa Penuntut Umum dari KPK guna menegaskan dakwaan terhadap Suryadman Gidot.

3 saksi terakhir merupakan orang yang ada pada saat OTT KPK di hadirkan jaksa pada persidangan Selasa (18/2/2020) terkuak cara - cara Aleksius Kadis PUPR Bengkayang meminta uang kepada para kontraktor untuk memenuhi kebutuhan Gidot.

3 saksi ini ialah Fitri Julihardi Staf honorer Dinas PUPR Bengkayang, Risen Sitompul Ajudan Gidot yang juga anggota Polres Bengkayang, dan Sopir Aleksius, Usman bin Haji Suhaili.

Dari kesaksiannya Fitri Julihardi dan Usman, terungkap bahwa aleksius meminta keduanya untuk menawarkan proyek PL (penunjukan langsung) kepada sejumlah kontraktor dengan Fee proyek 10% dari nilai proyek, yang saat ini seluruh kontraktror tersebut telah terbukti bersalah dan di vonis oleh majelis hakim.

Pada persidangan ini, pihak jaksa pun menunjukkan bukti transfer uang dari terdakwa Nelly kepada Fitri Julihardi.

 VIDEO: Jalani Sidang ke- 4, Suryadman Gidot Secara Iman Yakin Tak Salah

Selain itu, di persidangan juga terungkap bahwa terdapat uang yang di transfer melalui rekening Fitri Julihardi dan melalui rekening istri dari Aleksius.

"Dari hasil kesaksian Tadi Fitri Julihardi menerangkan bahwa uang dari Nelly itu Rp60 juta, kemudian uang dari Alut Rp 120 juta, kemudian sisanya di ambil dari rekening istrinya terdakwa Aleksius, kemudian di kumpulkan dijadikan satu, di simpan di deposit box, kemudian dipisahkan Rp300 juta dan diserahkan pada saat OTT itu Rp 300 juta," ungkap Jaksa KPK Eva Yustisiana.

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved