Kalbar Berduka
Tumbang Saat Belanja, Prof Dr AB Tangdililing Wafat, Alumni FISIP Untan Sampaikan Duka Cita
Juru bicara keluarga, Dharma Rerung menceritakan, almarhum tiba-tiba terjatuh saat sedang berbelanja bersamanya di Swalayan Dutalia
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Didit Widodo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho /Post Kupang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Keluarga besar Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura, berduka. Satu di antara guru besarnya yakni, Prof Dr Andreas Barung (AB) Tangdililing MA tutup usia, Jumat (14/2/2020) pukul 10.45 WIB di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kabar duka ini pun sontak mengejutkan berbagai kalangan, termasuk para alumni FISIP Untan yang pernah merasakan sentuhan akademisinya.

Ucapan turut berduka atas kabar tersebut meramaikan beberapa grup whatsApp ikatan alumni FISIP Untan.
“Hingga saat ini beliau masih menjabat Dewan Penasihat (Wanhat) Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (PP IKA) FISIP Untan. Orangnya cerdas, tenang. Saya mewakili pengurus serta Ketua Umum PP IKA FISIP, menyampaikan rasa duka mendalam,” ujar Sekjen PP IKA FISIP Untan, Deden Ari Nugraha.
Almarhum juga dikenal sebagai dosen yang tidak pernah menyusahkan mahasiswa dalam urusan akademik.
“Saya dan keluarga turut berduka cita, semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Selamat jalan sang dosen dan penguji skripsiku,” tulis Arifin, satu di antara senior di pengurusan IKA FISIP.
Ungkapan duka cita juga memenuhi grup whatsApp alumni PKM Untan. “RIP untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan semoga tabah,” tulis Andi Robert.
“Turut berduka cita, semoga arwah beliau tenang di sisi TuhanNya,” tulis Iwan ‘Enggang’ Darmawan.
• TERUNGKAP Pemicu Kecelakaan Renggut 2 Jiwa di Depan Markas TNI Sambas, Ada yang Melanggar Aturan

Sosok Penuh Kasih
Sekretaris Program Pascasarjana FISIP Untan Pontianak, Dr Yulius Yohanes MSi menerangkan semasa hidup, sosok Prof AB Tangdililing merupakan akademisi yang telah mengeyam beberapa jabatan di Untan.
Mulai dari ketua jurusan, pembantu dekan, sampai kepada Dekan FISIP, dan terakhir ia menjabat Pembantu Rektor IV Bidang Kerjasama.
Selain itu juga, Almarhum AB Tangdililing merupakan senat Universitas Tanjung Pura.
Almarhum meninggalkan istri bernama Kristina, tiga anak, dua orang menantu, dan dua orang cucu.
"Kami dari keluarga besar FISIP Untan dan masyarakat Kalbar umumnya merasa kehilangan atas sosok Prof AB Tangdililing MA, semasa hidupnya beliau betul-betul berperan sebagai bapak yang baik, selalu menuntun dan memberikan motivasi kepada kami," tutur Yulius Yohanes.