Virus Corona Diusulkan Miliki Nama Baru, Jumlah Korbannya Lampaui Wabah SARS
Dalam bahasa Inggris, penyakit yang disebabkan oleh virus corona akan disebut Novel Coronavirus Pneumonia.
Virus Corona Diusulkan Miliki Nama Baru, Jumlah Korbannya Lampaui Wabah SARS
Virus Corona tengah menjadi momok seluruh penduduk dunia saat ini.
Dalam waktu sebulanan saja, virus yang diketahui muncul pertama kali di Wuhan, China itu telah merebak ke berbagai belahan dunia.
Tak tanggung-tanggung, virus itu bahkan sudah melewati batas benua.
Virus yang mulai menyerang ke berbagai belahan dunia ini nyatanya memakan lebih banyak korban dibandingkan wabah SARS.
Melansir nytimes.com, jumlah korban tewas akibat virus Corona telah meningkat hingga 811, melebihi korban SARS yang terjadi pada tahun 2002 sampai 2003.
Menurut Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, jumlah orang yang terinfeksi yang dikonfirmasi naik menjadi 37.198.
Sebanyak 89 kematian dan 2.656 kasus baru dicatat dalam 24 jam sebelumnya.
• SOSOK Li Wenliang dan Kenangan Terakhirnya Terungkap, Sang Ibu Angkat Suara Tuntut Polisi Wuhan
Kebanyakan dari mereka di Provinsi Hubei, jantung dari wabah tersebut.
Pada hari Sabtu, seorang pejabat Amerika Serikat menyatakan jika salah satu warga negaranya meninggal akibat virus korona di Wuhan.
Sama seperti virus Corona, wabah SARS yang juga dimulai di Tiongkok menewaskan 774 orang di seluruh dunia.
Terkait hal tersebut, pejabat WHO memperingatkan agar tidak terlalu banyak membaca angka-angka itu.
WHO juga mengatakan bahwa Wuhan dan Hubei masih di tengah-tengah "wabah yang sangat intens."
Sementara itu, seiring dengan berjalannya waktu, pemerintah Tiongkok telah mengumumkan nama sementara untuk penyakit yang disebabkan oleh virus corona.
• Profil Huang Xiqiu, Arsitek Kelahiran Indonesia Sukses 8 Hari Bangun Rumah Sakit Corona Wuhan China
Melansir BBC, mereka juga meminta pemerintah setempat dan media berita negara untuk menggunakan nama ini.