Breaking News:

Gagalkan Penyeludupan Sabu, 4 dari 5 Orang Yang Diamankan BNN Kalbar Narapidana

Iapun menegaskan bahwa dalam kasus ini, pihaknya tidak mendapati adanya keterlibatan dari oknum petugas lapas.

Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Kelima Tersangka Kasus Narkoba yang 4 di antaranya merupakan Narapidana saat di Hadirkan di Konfrensi Pers di BNN Kota Pontianak. Jumat (7/2/2020) 

PONTIANAK- Badan Narkotika Nasional (BNN)  Kalbar menggelar Konfrensi Pers pengungkapan sekaligus pemusnahan barang bukti narkoba di kantor BNN Kota Pontianak yang terletak di jalan Sultan Hamid 2, Pontianak Timur, Jumat (7/2/2020).

Pada pengungkapakan kasus narkoba kali ini, pihak BNN mengamankan 5 orang tersangka, dimana 2 orang merupakan warga binaan Rutan dan 2 lainnya merupakan warga binaan Lapas

"Modus operandinya melakukan pengiriman barang untuk di serahkan kepada orang lain, dengan dikendalikan beberapa tersangka lainnya yang berada di rutan dan Lapas," ungkap Kepala BNN Provinsi Kalbar, Brigjen Pol Suyatmo saat memimpin Konfrensi pers

Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak hingga Cegah Stunting, Kubu Raya Berikan Layanan USG Gratis

Dari tangan tersangka, BNN mengamankan barang bukti sebanyak 5,3349 Kg Narkoba Jenis Sabu, 5015 butir pil Pil Extasi sebarat 2,0297 KG, dan 10. 010 butir Pil jenis Happy Five, yang kemudian barang bukti tersebut di musnahkan dengan menggunakan mesin incenerator setelah konfrensi pers selesai.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan satu unit sepeda motor dan 6 unit handphone.

Ia mengungkapkan bahwa tersangka pertama yang di amankan ialah Agus  yang di tangkap pada Sabtu (18/1/2020) saat berada di salah satu kamar hotel yang ada di jalan Imam Bonjol Kota Pontianak.

Sebelum melakukan penangkapan, Suyatmo menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengintaian selama 1 Minggu, dan bahkan sebelum di amankan, tersangka Agus sempat membuang narkoba tersebut dan kemudian di ambilnya kembali.

Setelah di ambil kembali, dan Agus berada di dalam kamar hotel, barulah petugas BNN melakukan penggrebekan.

VIDEO: Pawai Lampion dan Atraksi Naga di Singkawang

"Saat di lakukan interogasi, Agus mengaku ia menerima perintah dari ayahnya sendiri AA yang merupakan warga binaan lapas kelas 2 A Pontianak terpidana Hukuman 15 tahun tindak pidana Narkotika," jelas  Brigjen Pol Suyatmo.

Selanjutnya tim berkoordinasi dengan pihak Lapas dan rutan , berdasarkan hasil interogasi Agus Setiawan dan Andi Alpen, pihaknya kembali mengamankan 3 orang lainnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved