Zainal Abidin: Tahun Ini Masyarakat Transmigrasi Terima Sertifikat Lahan

Mudah mudahan lahan yang tersisa yang kita ajukan ini belum ada diganggu gugat oleh masyarakat

Zainal Abidin: Tahun Ini Masyarakat Transmigrasi Terima Sertifikat Lahan
TRIBUN PONTIANAK/ WAWAN GUNAWAN
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker Trans) Kabupaten Sambas, Zainal Abidin, Rabu (5/2/2020). 

SAMBAS - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker Trans) Kabupaten Sambas, Zainal Abidin mengatakan tahun ini akan diterbitkan sertifikat lahan perumahan untuk warga transmigrasi di Kecamatan Subah.

"Tahun ini akan terbit sertifikat lahan perumahan untuk masyarakat peserta transmigrasi di Kecamatan Subah, sebelumnya hal yang sama juga sudah dilakukan di Desa Serat Ayon Kecamatan Tebas, akan tetapi dari sebanyak 1550 sertifikat, baru terealisasi 1050, sisanya tersangkut karena ada tumpang tindih lahan," ujarnya, Rabu (5/2/2020).

Oleh karenanya ia terus berupaya persoalan yang sama tidak terjadi di Kecamatan Subah, khususnya Desa Sabung. Sebelumnya ia katakan, di lokasi tersebut terjadi tumpang tindih lahan.

Kelompok Tani Abdi Bumi Setia Kayong Utara Terima Sertifikat Pertanian Organik

"Nah hal yang sama kita anstisipasi untuk di Kecamatan Subah, dan terdapat 7 titik yang tumpang tindih di Kecamatan Subah, yakni di Desa Sabung dan sekitarnya dan kita sudah tau apa yang menjadi persoalannya," kata Zainal Abidin.

"Mudah mudahan lahan yang tersisa yang kita ajukan ini belum ada diganggu gugat oleh masyarakat," bebernya.

Ia sampaikan, persoalan tersebut lanjut Zainal bisa saja terjadi di Subah. Hal itu lantaran pihaknya mendapatkan kabar bahwa ada peralihan status kepemilikan lahan di daerah transmigrasi Kecamatan Subah sering terdengar.

Ia ungkapkan, nantinya masing-masing masyarakat dapat 2 hektare per orang.

"Dari awal satu KK dapat 2 hektar, satu hektar untuk lahan usaha dan sisanya untuk pekarangan, kalau kita lihat dari pencanangan 1107 hektar yang kita ajukan, ini masih ada sisa, cuma kita tidak tahu perkembangannya apakah sudah terjadi jual beli lahan oleh masyarakat," jelasnya.

"Sebenarnya transmigrasi di Desa Sabung jenisnya perbantuan yang artinya harus benar benar dikawal oleh perusahaan, Alhamdulillah ini sudah ada titik terang. Meskipun memang sudah ada beberapa perubahan kepemilikan lahan sejauh ini," tutup Zainal Abidin.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved