Sulit Pulangkan WNI Terjangkit Virus Corona di Singapura ke Indonesia, Menkes Jelaskan Aturan WHO

Menurut Menkes Terawan, Pemerintah Indonesia saat ini fokus pada proses observasi dan karantina terhadap 238 WNI di Natuna.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sulit Pulangkan WNI Terjangkit Virus Corona di Singapura ke Indonesia, Menkes Jelaskan Aturan WHO. 

NATUNA - Seorang WNI berusia 44 tahun yang bekerja di Singapura sebagai pembantu rumah tangga (PRT) positiv terjangkit virus corona.

PRT 44 tahun itu sampai saat ini masih berada di Singapura.

Pemerintah sulit untuk memulangkannya.

Sebab, berdasarkan aturan WHO, WN asing yang terpapar virus corona tidak boleh dipulangkan ke negara asal sebelum benar-benar sehat. 

Tak Pernah ke China, Ini Dugaan Penyebab Orang Indonesia Terjangkit Virus Corona di Singapura

Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengatakan, soal penanganan WNI di Singapura itu biarlah menjadi tanggungjawab pihak pemerintah Singapura.

Hal itu dikatakannya saat ditemui usai mengunjungi lokasi karantina 238 WNI yang baru saja dipulangkan dari Wuhan, China di hangar Lanud Raden Sudjad Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (5/2/2020).  

Orang Indonesia Pertama Positif Terkena Virus Corona, Perempuan Usia 44 Tahun

Menurut Menkes Terawan, Pemerintah Indonesia saat ini fokus pada proses observasi dan karantina terhadap 238 WNI di Natuna.

"Biar aja mereka (Singapura) periksa, nantikan mereka akan bikin laporan, laporan secara detail apa yang terjadi sebenarnya, baru bisa kita tindak lanjuti. Kalau dikit-dikit kita reaktif, habis energi kita," kata Terawan, Rabu (5/2/2020).

Terawan mengaku meski itu warga Indonesia, namun tetap harus dibedakan antara wewenang dan batas kewenangan.

Terawan menambahkan tidak boleh meloncati kewenangan, sebab jika itu terjadi takutnya malah menyinggung negara lain.

"Hati-hati dalam hubungan bernegara kita tidak boleh meloncati kewenangan kita," jelas Terawan.

Tim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus corona.
Tim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus corona. (SCMP/Xinhua)

Seorang Warga Negara Indonesia ( WNI) di Singapura dinyatakan positif virus corona Wuhan pada (4/2/2020) dan tengah dirawat di Singapore General Hospital.

Untuk diketahui, WNI berjenis kelamin wanita berusia 44 tahun tersebut merupakan asisten rumah tangga di rumah Jalan Bukit Merah.

Dugaan sementara, dia terpapar oleh majikannya yang sebelumnya positif virus corona Wuhan dan kini juga tengah dirawat rumah sakit yang sama.

Perlu digaris bawahi, keduanya tidak memiliki riwayat bepergian ke China.

 Orang Indonesia Pertama Positif Terkena Virus Corona, Perempuan Usia 44 Tahun

Namun, majikan tersebut bekerja di toko bernama Yong Thai Hang yang dilaporkan kerap dikunjungi wisatawan asal China dan mengeluh demam serta sakit tenggorokan, dilansir Channel News Asia.

Dari kasus tersebut, dapat disimpulkan bahwa penularan virus corona Wuhan dapat bertransmisi dari manusia ke manusia, walaupun individu tidak memiliki riwayat bepergian ke China.

 Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Kalbar di Tengah Maraknya Isu Virus Corona

Dugaan Penyebab

Dikutip Kompas.com dari Straitstimes, WNI itu melaporkan gejala pada hari Minggu dan tidak meninggalkan rumahnya sejak saat itu.

Dia kemudian dirawat di Rumah Sakit Umum Singapura (SGH) pada hari Senin.

Perempuan tersebut diduga tertular virus corona dari majikannya.

Sebab majikannya yang berpofesi sebagai staf penjualan di toko produk kesehatan Yong Thai Hang di 24, Cavan Road, di Lavender, juga positif virus corona.

Sebelumnya, majikan tersebut melayani rombongan wisawatan China antara 22 Januari hingga 27 Januari 2020.

Rombongan China yang berasal dari Guangxi tersebut dua di antaranya dikonfirmasi memiliki virus corona.

"Sumbernya adalah sekelompok turis daratan China. Kami memiliki nama mereka, kami memiliki indikasi pasien yang jatuh sakit," kata Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong.

Gan menyebut, pihaknya terus memantau situasi dengan cermat dan siap untuk meningkatkan langkah-langkah penanganan.

Hingga saat ini, Selasa (4/2/2020) di Singapura, total pasien virus corona dikonfirmasi sebanyak 24 kasus.

Virus corona pertama kali dilaporkan di Wuhan akhir tahun lalu.

 LAPORAN Pertama Virus Corona Ternyata Dituding Hoax, Dokter Penemunya Malah Diancam Hukuman

Pada hari Selasa, virus corona telah menginfeksi lebih dari 20.000 orang dan merenggut 426 nyawa, terutama di China.

Di luar Cina daratan, ada hampir 300 kasus dan dua kematian, masing-masing di Hong Kong dan Filipina.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menyatakan kondisi penyebaran virus corona sebagai situasi darurat global.

Selain Singapura, beberapa negara di ASEAN yang dikonfirmasi kasus positif virus corona di antaranya Thailand (19 kasus), Malaysia (10 kasus), Vietnam (8 kasus), Filipina (2 kasus), Kamboja (1 kasus).

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menkes Terawan: 1 WNI Terpapar Virus Corona, Biar Pemerintah Singapura yang Menanganinya

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved