Masih Bertumpu Pada Sektor Pertanian, Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,00 Persen Sepanjang 2019
M Wahyu Yulianto menjelaskan, bahwa dalam pemantauan pertumbuhan ekonomi di Kalbar dalam setahun dilakukan selama empat kali.
Penulis: Zulkifli | Editor: Maudy Asri Gita Utami
PONTIANAK - Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat tumbuh 5,00 persen sepanjang 2019.
Data tersebut disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat, dalam press release berita resmi statistik Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Kalimantan Barat, di Kantor BPS Kalbar, Rabu (5/2/2020).
Kepala BPS Kalimantan Barat, M Wahyu Yulianto menjelaskan, bahwa dalam pemantauan pertumbuhan ekonomi di Kalbar dalam setahun dilakukan selama empat kali.
Pertumbuhan ekonomi ini jika dibandingkan triwulan empat dengan triwulan tiga pada 2019 tumbuh 1,47 persen dan apabila dibandingkan triwulan empat pada 2018 tumbuh 4,66 persen.
• Satu Dekade Kubu Raya, Prof Edi Nilai Telah Terjadi Transformasi Struktural Ekonomi
"Kemudian pertumbuhan selama satu tahun pada 2019 sebesar 5,00 persen," jelasnya
Tingkat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan secara nasional yakni 5,02 persen.
"Kita masih bertumpu pada sektor pertanian dan kontribusinya cukup tinggi yakni, kurang lebih hampir 20 hingga 30 persen."
"Walaupun tinggi, tapi pertumbuhanya agak lambat, maka harapan kedepan kita mempertahankan dan memperhatikan sektor pertanian," jelasnya
Kemudian sektor industri pengolahan juga berpengaruh.
Bagaimana mensinergikan antara produk pertanian, untuk saling memperkuat industri pengolahan di Kalbar.
"Seperti diketahui pada release di sektor industri besar, sedang, terkait pengolahan idustri makanan itu kontribusinya cukup tinggi."
"Artinya kita punya banyak bahan baku disini yang bisa kita olah, dan itu akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalbar" jelasnya
Kemudian lanjutnya yakni yang cukup menarik yakni dampak pembangunan pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah memberikan angin segar bagi perekonomian Kalbar kedepan.
"Itu suatu yang positif bisa menggerakan ekonomi, Kalbar karena multiplier efect sangat tinggi."
"Ekspor kita tinggi, seperti karet,CPO, tapi tidak langsung melalui kita, tapi melalui daerah lain,"ujarnya