Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad (UAS) Ditolak di Indonesia, Semakin Berkibar di Luar Negeri
Pada Jumat, 24 Januari 2020, UAS menjadi pembicara dalam tabligh akbar di di Masjid Sabihan Gokcen International Airport, Turki, bersama Dato'
Aktivitas Ustadz Abdul Somad di Indonesia beberapa kali mendapat penolakan.
Tak hanya dalam acara terbuka, UAS juga pernah ditolak mengisi kajian ilmiah di masjid Universitas Gadjahmada (UGM).
Meski mendapat penolakan di banyak tempat di tanah air, nama UAS justru makin 'berkibar' di luar negeri, terutama di negara-negara di kawasan ASEAN.
Pada Jumat, 24 Januari 2020, UAS menjadi pembicara dalam tabligh akbar di di Masjid Sabihan Gokcen International Airport, Turki, bersama Dato' Azmi Murad.
Hadirin dalam tabligh akbar itu antara lain Persatuan Pelajar Indonesia dan masyarakat Indonesia di Turki.
Di Brunei Darussalam, Ustaz Abdul Somad bahkan tidak hanya memberikan ceramah, tetapi juga mendapat gelar profesor, Selasa (28/1/2020).
Di Malaysia, ada program Safari Malaysia yang berlangsung dari tanggal 2 Februari sampai 9 February 2020.
Sejumlah agenda telah disusun dan akan dihadiri UAS sebagai penceramah.
Minggu, 2 Februari, UAS akan berceramah di Stadion Cheras, Kualalumpur, Malaysia.
Lalu pada Senin, 3 Februari, UAS ceramah di Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin di Putrajaya, Malaysia.
Selasa, 4 Februari di Stadion Malahawati, Syahalam. Rabu (5/2) di Pusat Konvensyen Kuis Bangi. Kamis (6/2) di Masjid Al Azim, Melaka. Jumat (7/2) di Masjid Negeri Kuantan Pahang. Sabtu (8/2) di Dataran Drawbridge Kuala Trengganu.
Simak informasi lengkapnya dalam video berikut ini.
UAS Jadi Profesor di Brunei Darussalam
Pendakwah Ustaz Abdul Somad alias UAS dilantik sebagai profesor kunjungan di Universiti Islam Sultan Sharif Ali (Unissa) Brunei Darussalam.
Sejumlah foto pelantikan UAS sebagai profesor kunjungan Unissa itu, telah diunggah di akun Instagram miliknya di @ustadzabdulsomad_official, Selasa (28/1/2020).
Terkait UAS dapat anugerah profesor dari Unissa Brunei Darussalam tersebut, mengundang komentar warganet.
"Anugerah Visitor Professor kepada UAS dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali (Unissa) Brunei Darussalam," tulis akun @ustadzabdulsomad_official dikutip Wartakotalive.com.
Di postingan Instagram UAS tersebut terdapat sejumlah foto UAS terima anugerah profesor kunjungan di Unissa Brunei Darussalam.
Salah satu diantara foto-foto yang diunggah UAS di Instagram itu, ada foto sepucuk surat berisi pelantikan UAS sebagai profesor kunjungan di Unissa Brunei Darussalam.
Isinya, UAS sebagai profesor kunjungan Fakulti Usuluddin Unissa oleh pihak Unissa Brunei Darussalam tersebut.
Isi surat itu juga UAS dipercaya jadi profesor kunjungan Unissa.
Lulus S3 di Sudan Bergelar Doktor
Perjuangan Ustadz Abdul Somad dalam menyelesaikan pendidikan S3 di Oumdurman Islamic University berbuah baik.
Ustadz Abdul Somad telah dinyatakan lulus dan meraih gelar Doktor saat ini.
Tidak hanya menambah gelar dalam barisan namanya, yakni Dr H Abdul Somad, Lc, MA; gelar Doktor yang disandangnya juga merubah penampilan Ustadz Abdul Somad.
Perubahan penampilan Ustadz Abdul Somad tersebut terlihat dari sejumlah postingan beberapa hari belakangan.
Terlebih seusai dirinya menjalani Sidang Munaqayah Disertasi Doktor di Ruang Sidang Kantor Lembaga Riset Oumdurman Islamic University Sudan pada Selasa (24/12/2019) lalu.
Perubahan penampilan pria yang bergelar Datuk Seri Ulama Setia negara itu seperti dalam makan malam syukuran.
Momen tersebut diunggah Ustadz Abdul Somad pada Rabu (25/12/2019).
Dalam potret yang turut diunggahnya, Ustadz Abdul Somad yang tengah makan malam bersama Duta Besar Indonesia untuk Sudan, Rossalis Rusman Adenan.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad terlihat mengenakan gamis berwana putih panjang lengkap dengan sorban yang melilit di kepala.
Melengkapi penampilannya yang serba putih, Ustadz Abdul Somad juga terlihat mengalungkan selembar syal berwarna putih yang memanjang hingga menutupi dada.
Pakaian bergaya masyarakat Timur Tengah itu berbanding terbalik dengan pakaian yang dikenakan Ustadz Abdul Somad umumnya.
Ustadz Abdul Somad biasanya hanya mengenakan baju koko yang dipadankan dengan celana panjang.
Sedangkan penutup kepalanya hanya sebuah kopiah berwarna hitam,
Syal yang dikenakannya saat ini hanya sebuah sarung yang dibentangkan melingkari lehernya.
Tidak dijelaskan apakah penampilan serba putih itu akan terus dipertahankan Ustadz Abdul Somad dalam setiap kesempatan selanjutnya.
Namun, dalam postingan lainnya, Ustadz Abdul Somad kembali kepada penampilannya yang casual.
Seperti ketika menghadiri acara selamatan yang juga dihadiri kembali oleh Rossalis Rusman Adenan dan keluarga besar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Khartoum serta sejumlah perwakilan mahasiswa.
"Kenduri Selametan. Bersama Bpk Dubes dan keluarga besar KBRI Khartoum. Perwakilan-perwakilan mahasiswa,' tulis Ustadz Abdul Somad.
Dalam acara makan malam tersebut, Ustadz Abdul Somad terlihat mengenakan baju koko berwarna putih yang dibalut dengan sweater merah bergaris.
Gamis panjang berwarna putih pun kini berganti dengan celana panjang hitam serta kupluk berwana krem.
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul NASIB Ustaz Abdul Somad, Ditolak di Tanah Air,Makin Berkibar di Luar Negeri dari ASEAN sampai Turki
Editor: Suprapto