Kabar Pasien Virus Corona Dirawat di RSUD Abdul Azis Singkawang Hoaks
Saat ini, pasien tengah dibawa menuju RSUD Abdul Azis untuk penanganan lebih lanjut.....
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Tak hanya itu, jika Anda akan melakukan perjalanan ke China sebaiknya menggunakan masker bila berada di kerumuman orang.
Apabila saat dalam perjalanan atau saat kembali ke Indonesia Anda mengalami sesak napas, segeralah menghubungi petugas kesehatan dan sampaikan riwayat perjalanan.
Karena virus mematikan ini berawal dari hewan, maka Anda tidak disarankan untuk mengunjungi pasar hewan.
Sebab penularan virus akan lebih mudah dari perantara hewan ke manusia.
Bagi petugas kesehatan Di sisi lain, pencegahan agar tidak tertular Novel coronavirus juga harus diperhatikan bagi petugas kesehatan.
Adapun kiat-kiatnya antara lain, menghindari kontak/jarak dekat dengan penderita ISPA, menggunakan alat pelindung diri (APD), dan sering mencuci tangan menggunakan sabun terlebih dahulu setelah kontak langsung dengan orang sakit atau lingkungan orang sakit.
Kemudian, petugas kesehatan baiknya mengingatkan kepada orang dengan gejala ISPA harus menerapkan etika batuk (jaga jarak dengan orang atau menutup mulut dan hidung dengan tisu atau baju saat batuk atau bersin).
Tak Perlu Panik
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, dr Barita sebelumnya mengatakan keberadaan virus corona sejak dulu sudah ada.
Namun yang saat ini adalah virus jenis baru yang menyebabkan infeksi saluran nafas bagian atas.
"Tanda-tandanya bisa mulai dari demam, batuk pilek dan juga sesak nafas," katanya, Selasa (28/1/2020).
Kota Singkawang katanya tidak perlu panik karena ini bukanlah kejadian yang pertama.
Dulu sudah ada kejadian flu burung, SARS dan lain-lain yang kurang lebih sama saja.
Kesiapsiagaan Kota Singkawang sendiri sudah cukup untuk mengantisipasi penyebaran virus corona ini.
Peralatan dan ruang isolasi telah ada dimiliki jika ada kasusnya.