Teror Virus Corona Mewabah & Mematikan, Wuhan China Seperti Kota Hantu di Tahun Baru Imlek 2020

Tapi sekarang ia tidak bisa kembali ke Beijing, karena ada larangan meninggalkan kota Wuhan yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Editor: Jimmi Abraham
Youtube/Washington Post
Teror Virus Corona Mewabah & Mematikan, Wuhan China Seperti Kota Hantu di Tahun Baru Imlek 2020 

Ancilla Delai adalah salah satu siswa dari Papua Nugini yang mengatakan situasi di Wuhan sangatlah menegangkan, terutama setelah larangan meninggalkan kota diberlakukan.

Daniel Pekarek, pelajar dari Republik Ceko di Universitas Wuhan mengatakan situasi darurat ini seperti cerita di film Resident Evil.

Film ini menceritakan warga di sebuah kota fiktif yang terkena virus dan mengubah mereka menjadi zombie.

"Turut berdukacita. Kita adalah para aktor di film Resident Evil sekarang," tulisnya di Facebook.
Hingga kini, kurang lebih 18 juta orang yang tersebar di kota Wuhan, Huanggang dan Ezhou tidak diizinkan meninggalkan ketiga kota itu.

Masyarakat di lima kota lainnya di Hubei seperti Chibi, Xiantao, Qianjiang, Zhijang dan Lichuan diperkirakan juga akan segera dilarang meninggalkan kota, seperti dilaporkan South China Morning Post.

Sementara itu, delapan negara di dunia telah melaporkan warganya yang terkena virus.

Rata-rata pengidap virus corona ini adalah warga asal Wuhan atau pengunjung dari kota lain yang baru tiba di sana. 

Kota sepi

Dikutip dari BBC Indonesia, Kota Wuhan, yang menjadi sumber virus, dan telah menyebabkan 18 orang meninggal dunia, aksesnya ditutup untuk mencegah penyebaran wabah virus corona.

Penutupan ini dilakukan di tengah rencana sebagian besar warga Wuhan, yang berjumlah 11 juta, mempersiapkan perayaan Imlek.

Seorang warga Wuhan yang tidak disebutkan namanya mengatakan keluarganya  berencana tinggal di rumah, tidak membawa anak-anak ke luar rumah.

"Kami akan fokus pada kebersihan, serta beberapa latihan ringan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita," ujarnya.

Sejumlah mahasiswa telah membeli tiket untuk pulang ke kampung halaman untuk merayakan Imlek, tetapi mereka memutuskan tidak bisa pergi sekarang.

"Semua orang terjebak di sini dan tidak bisa pergi," katanya. 

Mereka  takut akan terjadi sesuatu pada anak-anak.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved