Ditetapkan Jadi Tersangka, Polres Ketapang Tahan Mantan Kabid PLA

Tersangka ditahan di tahanan Mapolres Ketapang sampai nanti pelimpahan ke Jaksa Penuntut Umum,

Ditetapkan Jadi Tersangka, Polres Ketapang Tahan Mantan Kabid PLA
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Kasat Reskrim Polres Ketapang, Akp Eko Mardianto saat diwawancarai awak media. Jumat (17/05). 

KETAPANG - Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Mantan Kabid Pengelolaan Lahan dan Air (PLA) Dinas Pertanian dan Peternakan, HS resmi dilakukan penahanan oleh pihak Polres Kegapang.

Penahanan dilakukan pada Selasa (21/01/2020) sore sekitar pukul 16.00 Wib.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Ketapang, AKBP RS Handoyo melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengatakan, penahanan yang dilakukan oleh pihaknya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Alasanan penahanan ada diatur dalam KUHAP. Penahanan kita lakukan sejak kemarin sore,” kata AKP Eko Mardianto,  Rabu (22/1/2020).

Polisi Akhirnya Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Sumur Pantek

Eko menegaskan penahanan terhadap tersangka dilakukan guna memudahkan proses yang sedang dilakukan pihaknya juga mengantisipasi kemungkinan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau alasan-alasan lain yang juga tercantum didalam KUHAP.

“Tersangka ditahan di tahanan Mapolres Ketapang sampai nanti pelimpahan ke Jaksa Penuntut Umum,” jelasnya.

Selain itu dalam waktu dekat, pihaknya juga akan langsung melengkapi berkas-berkas perkara tersangka untuk dikemudian diserahkan ke Kejaksaan.

HS sendiri merupakan tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi kasus pembangunan proyek sumur pantek yang diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1,5 Miliar.

Ajukan Permohonan 

Kuasa Hukum tersangka HS, Junaidi menyikapi atas ditahannya kliennya tersebut.

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved