Gagasan Sosmed for All & Zero to Hero Bawa Annisa Dwi Magistra Raih Duta Anti Narkoba Pontianak 2020

Annisa menegaskan program yang dirancang olehnya bertujuan untuk memberikan ruang untuk pemuda khususnya di Kota Pontianak.

Gagasan Sosmed for All & Zero to Hero Bawa Annisa Dwi Magistra Raih Duta Anti Narkoba Pontianak 2020
ISTIMEWA
Gagasan Sosmed for All & Zero to Hero Bawa Annisa Dwi Magistra Raih Duta Anti Narkoba Pontianak 2020 

PONTIANAK - Mahasiswi Prodi Kedokteran Universitas Tanjungpura (Untan), Annisa Dwi Magistra Ramadhani terpilih menjadi Duta Anti Narkoba Kota Pontianak 2020, Jumat (10/01/2020).

Kesuksesan Annisa berkat idenya menggagas program Sosmed for all dan Zero to Hero.

Mahasiswa yang akrab disapa Nisa ini tampil apik saat presentasi kepada dewan juri.

Program yang ia gagas dinilai dewan juri selaras dengan program Badan Narkotika Nasional (BNN) yakni Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Annisa menegaskan program yang dirancang olehnya bertujuan untuk memberikan ruang untuk pemuda khususnya di Kota Pontianak.

"Ruang yang dimaksud adalah wadah bertukar fikiran dan pengetahuan terkait Narkoba melalui internet kepada pelajar lainnya dan secara langsung kepada pelajar yang berada di Wisma Anak Kota Pontianak," terangnya, Senin (20/01/2020).

Banggakan Untan, Annisa Dwi Magistra Sandang Gelar Duta Anti Narkoba Kota Pontianak Tahun 2020

Nisa memaparkan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan seperti pemberian informasi tentang BNN, dampak narkoba dan undang-undang terkait narkoba, serta kuis interaktif.

Selain itu, ada juga Focus Group Discussion (FGD) antara pelajar SMA dan pelajar di Wisma Anak.

Terkait pemilihan ide program Sosmed for All, karena saat ini banyak anak muda yang menjadikan gadget sebagai kebutuhan primer.

“Gadget dapat kita jadikan salah satu media yang efektif untuk pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba” tuturnya.

Selain melalui Sosmed for all, Annisa berencana akan melakukan sosialisasi rutin setiap 3 bulan sekali di Wisma Anak Kota Pontianak bersama pelajar, mahasiswa, dan instansi terkait seperti BNN Kota Pontianak dan Reserse Narkoba Kepolisian.

Ia menimpali berdasarkan data dari BNN pada tahun 2017, ditemukan adanya sekitar 3,5 juta pengguna narkoba di Indonesia.

"Angka ini menunjukkan nasib anak bangsa yang sangat memprihatinkan," tukasnya. (*/Pra)

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved