Banggakan Untan, Annisa Dwi Magistra Sandang Gelar Duta Anti Narkoba Kota Pontianak Tahun 2020

Penobatan predikat ini berlangsung pada Grandfinal di Ballroom Khatulistiwa, Transera Hotel Pontianak, Jumat (10/01/2020).

Banggakan Untan, Annisa Dwi Magistra Sandang Gelar Duta Anti Narkoba Kota Pontianak Tahun 2020
ISTIMEWA
Banggakan Untan, Annisa Dwi Magistra Sandang Gelar Duta Anti Narkoba Kota Pontianak Tahun 2020 

PONTIANAK - Annisa Dwi Magistra, Mahasiswi Prodi Kedokteran Universitas Tanjungpura atau Untan sukses menyandang gelar Duta Anti Narkoba Kota Pontianak tahun 2020.

Penobatan predikat ini berlangsung pada Grandfinal di Ballroom Khatulistiwa, Transera Hotel Pontianak, Jumat (10/01/2020).

Sebelum berhasil menyabet gelar bergengsi itu, Anissa harus melewati beberapa tahapan seleksi bersama para peserta lainnya.

Seleksi itu diantaranya, tes tulis tentang wawasan narkoba di Kota Pontianak, tes bakat, wawancara dan program kerja.

“Tiap tahapan tes punya tantangan sendiri. Tes tulis mengharuskan belajar tentang narkoba dan pengetahuan umum. Berbeda dengan saat karantina, karena diharuskan banyak belajar untuk grandfinal,” ungkap Annisa Dwi Magistra, Senin (20/01/2020).

Dari semua proses yang dilalui, Nisa sapaan akrabnya, mengaku sangat senang.

Greengnr Kalbar Imbau Pemerintah Tingkatkan Edukasi Masyarakat Cerdas Swakelola Sampah

Melalui semua tahapan itu ia dapat dipertemukan orang-orang hebat dan berproses menjadi seseorang yang lebih baik dalam segala hal.

Selama mengikuti proses-proses penilaian, Nisa berupaya melakukan yang terbaik.

“Prinsip saya, memang manusia tidak bisa menjadi seorang yang sempurna. Tetapi manusia bisa melakukan versi terbaik dari yang ia lakukan,” jelas Nisa.

Prinsip itu diterapkanya selama proses karantina dengan selalu menambah pengetahuan dan menggunakan waktu sebaik-baiknya.

Gelar duta anti narkoba itu diakui Nisa menjadi sebuah kebanggan tersendiri.

Selain itu, gelar juga sebagai amanah untuk merealisasikan tugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak.

Yakni, meminimalisir permasalahan narkoba di Kota Pontianak .

“Sebagai duta anti narkoba, kita harus melakukan kegiatan preventif melalui sosialiasi intensif ke masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agent of change, agent of social control dan agent of development. Karena kalau bukan pemuda, siapa lagi dan kalau bukan sekarang, kapan lagi,” tandasnya. (*/Pra)

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved