Ditpolairud Polda Kalbar Amankan Ratusan Kayu Belian Tak Bersurat di Terentang

Ia melanjutkan dari hasil pemeriksaan didapati 150 batang kayu balok belian sdengan Panjang 4 meter dan diameter 8x8 cm.

Ditpolairud Polda Kalbar Amankan Ratusan Kayu Belian Tak Bersurat di Terentang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Humas Polda kalbar
Anggota Ditpolairud Polda Kalbar saat mengamankan ratusan batang kayu belian di perairan sui kapuas kec Terentang. 

KUBU RAYA – Pasca mengamankan ratusan batang dan kayu olahan, kembali Direktorat Polairud Polda Kalbar mengamankan ratusan batang kayu belian di perairan Sungai Kapuas tepatnya di kawasan kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya, Kamis (16/1/2020) malam kemarin.

Kabid humas Polda kalbar kombes pol donny charles Go menuturkan pengungkapan diamankannya 150 batang kayu belian di kecamatan terentang bukti Komitmen Polda Kalbar terhadap Zero Illegal di wilayah hukumnya

"Ratusan batang kayu di tangkap di perairan Sungai Kapuas Kecamatan Terentang dari sebuah kapal motor," ujar Kabid humas Polda Kalbar pada Mingu (1‎9/1/2020).

Donny menuturkan berdasarkan informasi yang di peroleh dari Direktur Polairud Polda Kalbar Kombes Pol Benyamin Sapta yang di terima humas Polda Kalbar menpengungkapan ini berkat penyelidikan yang dilakukan tim gakkum Polairud Polda Kalbar.

Amankan Enam Truk Berisi Kayu Ilegal, Berry: Masih Dalam Proses Hukum

“Untuk kronologis, anggota Polairud mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya kayu illegal."

"Dilakukan penyelidikan dan pada hari Kamis 16 Januari 2020 sekiara pukul 23.00 WIB tengah malam mendapatkan sebuah Kapal Km. Layar Nusantara yang di nahkodai oleh tersangka A sedang memuat kayu tanpa dokumen resmi” kata Donny

Ia melanjutkan dari hasil pemeriksaan didapati 150 batang kayu balok belian sdengan Panjang 4 meter dan diameter 8x8 cm.

Serta 100 batang kayu olahan dengan Panjang 4 meter dan diameter 5x7.

“Saat diperiksa pelaku A yang merupakan warga terentang Kabupaten Kuburaya tidak dapat menunjukan dokumen kayu yg dibawa dan tidak memiliki Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH)” lanjutnya

Dan sementara saat untuk pelaku beserta barang bukti yaitu Kapal dan Kayu Illegal tersebut sudah berada di Mako Ditpolairud Polda Kalbar guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

“Yang pasti kami menindak lanjuti perintah bapak Kapolda Kalbar yang selalu menekankan zero illegal di Kalimantan Barat” pungkasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved