Bupati Erlina Sebut PAD Kabupaten Mempawah Lebihi Target

Irnawati mengatakan peningkatan PAD ini tidak terlepas dari langkah ekstensifikasi maupun intensifikasi yang pihaknya lakukan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ASHORY
Bupati Mempawah Hj Erlina Dukung 

MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina terus berupaya meningkatkan PAD di Kabupaten Mempawah selama ia menjabat sebagai Bupati.

Belum genap satu tahun ia menjabat PAD Mempawah terus menunjukan peningkatan yang sangat siginifikan.

"Pada tahu 2018 PAD kita 75 Miliar, dan di 2019 ini mencapai 87,5 miliar dan ini melebihi target kita di 2019 sebesar 80,13 miliar," ujarnya, Rabu (15/1/2020). 

Tentu ia berkomitmen kedepannya target PAD ini bisa lebih ditingkatkan lagi terlebih beberapa proyek startegis nasional dibangun di Mempawah.

Sutarmidji Buka Rakor Pendapatan Daerah se-Kalbar

"Banyak perusahaan yang dibangub di Mempawah ini, dan saya selalu minta mereka expose pembangunan dan kontribusi mereka."

"Tentu kami ingin perusahaan yang berada ini berkontribusi pula pada pembangunan khususnya PAD Mempawah," katanya.

Selain itu, RSUD di Mempawah juga menjadi perhatian bupati, sebagai BLUD, RSUD Rubini juga menjadi peunyumbang PAD yang tidak kecil.

"Kita juga menganggarkan rumah sakit sebesar 60 miliar untuk pembangunannya agar memberikan pelayanan yang lebih baik lagi," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPPRD Mempawah, Irnawati pendapatan asli daerah kabupaten Mempawah tahun 2019 melebihi target, dari yang ditargetkan hanya 80,13 miliar rupiah.

Sampai dengan 31 Desember 2019 tercatat jumlah PAD kabupaten Mempawah mencapai 87,5 miliar.

"Jumlah ini terdiri dari pajak daerah sebesar 34,7 miliar, retribusi sebesar 7,2 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 4,67 miliar dan dari lain lain PAD yang sah sebesar 40,95 miliar," katanya.

Dan dari 4 komponen tersebut diakuinya komponen lain lain PAD yang sah merupakan penyumbang PAD terbesar kabupaten Mempawah tahun 2019.

"Penyumbang terbesar ini dari lain-lain pendapatan yang sah yaitu dari BLUD rumah sakit. Sebelumnya BLUD Rumah Sakit ini masuk di komponen retribusi," ujarnya.

Irnawati mengatakan peningkatan PAD ini tidak terlepas dari langkah ekstensifikasi maupun intensifikasi yang pihaknya lakukan.

"Langkah yang kita lakukan untuk peningkatan PAD ini seperti memperluas basis penerimaan pajak, melakukan pemeriksaan dan menghimbau wajib pajak melaksanakan kewajibannya, serta dengan melakukan koordinasi dengan pihak pihak terkait," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved