Breaking News:

BKKBN Kalbar Bakal Data Keluarga Tahun 2020, Sinergikan Desa Mandiri di Kalbar

BKKBN Provinsi Kalbar juga sudah mensinergikan informasi dan program ini dengan BPS dan Capil

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan dan Kaper BKKBN Provinsi Kalbar, Kusmana usai di Ruang Kerja Wagub Kalbar, Rabu (8/1/2020). 

PONTIANAK - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat Kusmana mengatakan di tahun 2020 akan melaksanakan Pendataan Keluarga di Kalbar mulai dari 1 Januari sampai 31 Mei 2020.

BKKBN Provinsi Kalbar juga sudah mensinergikan informasi dan program ini dengan BPS dan Capil agar nanti menjadi satu data yang sama dan informasi yang sama.

"Sehingga gubernur dan wagub Kalbar bisa mengambil keputusan berdasarkan informasi yang sama. Tidak lagi menjadi keraguan dalam mengambil keputusan. Karena data adalah mata," ujarnya usai melakukan audiensi dengan Wagub Kalbar, H Ria Norasan yang berlangsung di Ruang Kerja Wagub Kalbar, Rabu (8/1/2020).

Saat ini BKKBN dengan program kampung Keluarga Bencana terus dilakukan untuk disinergikan dengan Desa Mandiri di Kalbar.

Ia mengatakan dari 343 Kampung KB yang sudah dilaunching dan dibina ada 11 Desa yang berisikan dengan desa mandiri.

UPDATE! Korban Skimming Nasabah BRI Bertambah, PNS BKKBN Kehilangan Rp 10 Juta di Rekening

"Perjuangan yang tidak boleh mengenal lelah karena Kampubg KB berawal dari desa tertinggal, terjauh, susah akses, dan sangat perlu dorongan menuju tahapan desa mandiri dan harus melakukan suatu tahapan. Mulai dari desa tertinggal, berkembang, sampai pada posisi mandiri dan itu sesuatu yang sangat tidak gampang," jelasnya.

Kusmana juga mengatakan bahwa tadi pagi sudah dilaunching juga oleh Walikota Pontianak yakni Balai Penyuluh KB.

Balai ini nanti akan menjadi tempat konsultasi masyarakat melakukan komunikasi dan musyarawah tentang pembangunan keluarga.

"Jadi siapapun boleh menggunakannya. Untuk sumber dananya dari dana alokasi khusus yang dikucurkan oleh BKKBN pusat melalui APBN. Sedangkan tanah milik Pemda. Setelah itu diserahkan sebagai aset Pemda untuk dimanfaatkan," ujarnya.

Kusmana juga mengatakan sudah melakukan penandatangan kontrak kerja antara kepala bidang KBN para pejabat adminstrator dan pengawan dilingkungan BKKBN dan menyerahkan Dipa 2020 kepada kepala bidang untuk dilaksanakan di tahun 2020.

Selain itu menyerahkan pengelolaan anggaran dan menandatangi fakta integritas.

Ia mengatakan bahwa BKKBN sudah sepakat akan menuju suatu pelaksananaan implementasi untuk menuju zona integritas wilayah bebas korupsi dan WBM memberikan pelayanan masyarakat yang berkualitas.

"Mudah-Mudahan dengan seperti ini akan memcapai suatu tujuan yang diharpakan di tahun 2020 Kalbar akan lebih baik dari tahun lalu," harapnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved