558 Peserta BPJS di Sanggau Ajukan Turun Kelas, Abdul Rahim: Yang Penting Pelayanan harus Prima

"Dan yang penting lagi adalah iuran lancar. Dan pelayan prima bisa didapatkan para peserta,

558 Peserta BPJS di Sanggau Ajukan Turun Kelas, Abdul Rahim: Yang Penting Pelayanan harus Prima
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Abdul Rahim SH 

SANGGAU - Wakil Ketua LSM Citra Hanura Kabupaten Sanggau, Abdul Rahim SH menyampaikan, Dengan banyaknya peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat JKN-KIS segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU/Mandiri) yang mengajukan turun kelas dikarenakan dampak kenaikan iuran bulanan.

"Namun penurunan kelas bagi peserta mandiri harus juga konsekuen dengan pelayanan yang dia dapat. Dan yang terpenting adalah bagaimana pelayanan prima yang diberikan pihak BPJS terhadap peserta, "kata Abdul Rahim Rabu (8/1/2020).

558 Peserta BPJS Kesehatan di Sanggau Ajukan Turun Kelas

Dikatakanya, selama aturan memberikan ruang bisa melakukan penurunan kelas, tentunya hal ini hak masing-masing peserta BPJS itu sendiri.

"Dan yang penting lagi adalah iuran lancar. Dan pelayan prima bisa didapatkan para peserta, kita harapkan kedepan tak ada lagi mendengar ada keluhan dari pasien BPJS terkait pelayanan," pungkas Abdul Rahim.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved