Tujuh Anggota DPRD Sekadau Kunjungi Lokasi Intake PDAM Sirin Meragun
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kondisi pipa primer PDAM yang terkena dampak banjir bandang Desember 2019 lalu.
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Maudy Asri Gita Utami
SEKADAU - Tujuh orang anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Laksanakan kunjungan kerja ke intake PDAM Sirin Meragun, Senin (6/1/2020).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kondisi pipa primer PDAM yang terkena dampak banjir bandang Desember 2019 lalu.
Intake PDAM Sirin Meragun berada di bukit Meragun, kawasan hutan lindung Bukit Raya, Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman.
Ketujuh wakil rakyat yang berkunjung kali itu diantaranya, Ketua Komisi II DPRD Sekadau Yodi Setiawan, Bambang Setiawan.
• Perbaikan Pipa Induk PDAM Sirin Meragun Terkendala Medan Berat dan Hujan
Ari Kurniawan Wiro, Moloi, Lorensius Ardi Wiranata, Matheus Chandra Dawi dan Anggota Komisi I DPRD Sekadau, Yohanes Ayub juga ikut serta dalam kunjungan tersebut.
Di sela-sela kunjungan itu Ketua Komisi II DPRD Sekadau Yodi Setiawan mengatakan alasan utama kunker itu karena sudah banyak keluhan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat Sekadau.
Terkait belum mengalirnya air PDAM Sirin Meragun sejak Desember 2019 lalu.
"Nah sekarang kami menjawabnya ini murni dari bencana. Kalau saya lihat memang pengerjaan di sini cukup rumit."
"Karena medannya sangat ekstrim yang pertama. Yang kedua karena ini musim hujan juga sehingga menyambung pipa-pipa besi itu cukup terkendala," ujar Yodi
Yodi menghimbau masyarakat untuk tetap sabar, karena pemasangan pipa besi tersebut memerlukan ketelitian dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
"Kami dari DPRD sangat mengapresiasi langkah-langkah dari PDAM Sirin Meragun, mereka sangat tanggap, ini memang kendalanya adalah cuaca yang ekstrim," tutup Ketua Komisi II DPRD Sekadau itu
Sementara turut mendampingi anggota DPRD Kabupaten Sekadau pada hari itu Direktur PDAM Sirin Meragun Yok Kelak, menuturkan pihaknya terus bekerja memperbaiki kerusakan yang ada.
Untuk pelayanan sementara, Yok Kelak menjelaskan saat ini sedang digunakan pipa sementara yang dibenamkan di dalam sungai, agar dapat mengalirkan air bersih untuk masyarakat.
Yok Kelak menjelaskan, dalam proses perbaikan itu, pihaknya membagi dua tim. Satu tim untuk pipa sementara yang digunakan untuk mengalirkan air.
Dan satu tim lagi terfokus pada perbaikan pipa besi yang rusak.
"Dua minggu di awal kami hanya mobilisasi material, kami bekerja baru sekitar satu minggu lebih. Ini juga masih terkendala cuaca," ungkap Direktur PDAM Sirin Meragun itu. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak