Perbaikan Pipa Induk PDAM Sirin Meragun Terkendala Medan Berat dan Hujan
Para pekerja pun terpaksa menginap di lokasi perbaikan karena medan yang ditempuh tidak memungkinkan untuk pulang pergi setiap harinya.
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Maudy Asri Gita Utami
SEKADAU - Medan berat menjadi satu di antara lambannya proses perbaikan pipa induk di Intek PDAM Sirin Meragun, Senin (6/1/2020)
Seperti yang diketahui Intake PDAM Sirin Meragun berada di bukit Meragun, kawasan hutan lindung Bukit Raya, Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat
Untuk mencapai lokasi Intek PDAM Sirin Meragun, dari Desa Meragun setidaknya memakan waktu kurang lebih 1 jam dengan kondisi medan yang cukup ekstrim.
Tak hanya itu, jika diguyur hujan maka, Kondisi jalan akan dipenuhi kubangan lumpur.
• PDAM Sirin Meragun Lakukan Perbaikan Pipa Induk Yang Rusak, Yok Kelak Minta Warga Konsumen Sabar
Para pekerja juga haru menyebrangi beberapa anak sungai untuk sampai ke lokasi.
Satu diantara pekerjaan, Suryadi (49) mengatakan jumlah pekerja saat ini sekitar 25 orang termasuk warga setempat sekitar 6 orang.
Karena untuk mengangkat berbagai pipa besi ke hingga proses pengelesan tidak dapat dilakukan hanya 3 atau 4 orang.
Sehingga tetap memerlukan bantuan masyarakat setempat.
"Tenaga sedikit kan nda mampu, ngangkat barang berat-berat, paralon, pipa besi, maka dibantu orang kampung," ujarnya
Para pekerja pun terpaksa menginap di lokasi perbaikan karena medan yang ditempuh tidak memungkinkan untuk pulang pergi setiap harinya.
Ditambah dengan kondisi cuaca, ketika hujan deras maka pekerjaan pun harus dihentikan.
Lantaran membahayakan para pekerja. Belum dapat dipastikan hingga kapan kondisi ini akan berlangsung.
Mengingat masyakarat Kabupaten Sekadau sudah 1 bulan tidak mendapatkan distribusi air bersih.
Memperbaiki Pipa Induk
Hadir dalam Rapat Persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, yang dilaksanakan di ruang rapat Wakil Bupati Sekadau, Jumat (20/12/2019)