Ali Nasrun Sebut Penurunan Beberapa Harga BBM Sudah Sewajarnya
Ia mengatakan terkait penurunan beberapa BBM oleh Pihak Pertamina harap dimaklumi karena sudah diatur oleh pemerintah.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Madrosid
PONTIANAK - Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura, Ali Nasrun terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) di awal tahun 2020 berlaku di seluruh Indonesia mulai hari ini Minggu, 5 Januari 2020 pukul 00.00 waktu setempat.
Ia mengatakan terkait penurunan beberapa BBM oleh Pihak Pertamina harap dimaklumi karena sudah diatur oleh pemerintah.
Jadi sudah sewajarnya saja bisa terjadi penuruan harga dan kalau naik lagi juga wajar.
Namun ia katakan sedangkan untuk subsidi yang menggunakan anggaran pemerintah untuk membantu masyarakat kelas rendah dan membantu pengusaha kecil dan juga untuk memberi bantuan perlu dibantu dan di dorong.
"Pada saat terjadi penyelewengan oleh pihak yang tidak punya hak yang sebenarnya merugikan pemerintah saya setuju dengan pembentukan tim survei oleh Hiswana Migas Kalbar," ujarnya.
• Pertamina Sampaikan Penurunan Harga Beberapa Jenis BBM di Awal Tahun 2020
Ia mengatakan seperti ada solar subsidi untuk nelayan tapi dipakai oleh industri besar. Seharusnya memang dipantau dan dikendalikan juga oleh pemerintah .
"Saya melihat juga di SPBU sering mobil mengisi bahan bakar subsidi hal seperti itu sebenarnya sangat disayangkan dan memang bukan menjadi Hak nya seharusnya tidak menggunakan itu. Kadang di SPBU juga sudah melarangnya," jelasnya.
Kemudian penyaluran mungkin ada kong kalikong sehingga lalu tidak di sampaikan dan tidak tersalurkan.
"Saya dengar isu walaupun tidak secara persis tau seharuanya menjadi urusan pihak yang berwenang terkait penyelewengan penyaluran BBM Subsidi," ujarnya.
Ia katakan hal ini sudah di ada aturan pemerintah dan ada wewenangnya tinggal ditegakan saja aturan itu karena kalau tidak bisa merugikan keuangan negara
"Jangan juga para aparatur dan oknum bermain mata. Saya kira integritas dari aparat mungkin ada semancam saling mengawasi karena sangat memungkinkan di lapangan ada main mata jadi tidak tuntas penyalurannya. Karena memang ini sudah menjadi rahasia umum," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ali-nasrun_20170208_213329.jpg)