Pengamat Sebut Ketum PAN Yang Baru Harus Keluar Dari Patronase Amien Rais dan Zulkifli Hasan

Pemilihan ketum sekarang menjadi penting karena tanggungjawab besar yakni memanfaatkan magnet

FACEBOOK
Ireng Maulana MA 

PONTIANAK - Pengamat Politik Kalbar, Ireng Maulana menilai PAN harus keluar dari patron Amien Rais maupun Zulkifli Hasan agar dapat menyiapkan diri lebih baik pada pemilu selanjutnya.

Berikut penuturannya.

Walaupun PAN lolos dengan 44 kursi di pemilu 2019, dan menjadi kekuatan minoritas di parlemen, namun pemilihan ketumnya masih penting, magnet PAN sebagai salah satu kekuatan politik masih tersisa.

Pemilihan ketum sekarang menjadi penting karena tanggungjawab besar yakni memanfaatkan magnet kekuatan politik PAN yg masih tersisa untuk pemilu 5 tahun mendatang.

PAN memerlukan Ketum yang dapat menggunakan modal politik yang ada sekarang untuk kuat bertarung dan lolos kembali pemilu akan datang. Atau bahkan lolos dengan perolehan yang lebih besar.

Jika tidak, PAN akan tamat sebagai salah satu partai yang lahir di masa-masa awal reformasi bergulir.

Ketua DPD Partai PAN Ketapang, Minta H Syamsumin Bekerja Maksimal

Publik masih ingat citra ini, tapi akan terus melupakannya karena preferensi politik masyarakat yang terus berubah dan berkembang seiring proses demokratisasi yang terjadi.

Sebagaimana partai lain yang sekarang masih eksis di parlemen dan terus mempersiapkan diri, demikian pula sebaiknya PAN.

Barangkali PAN harus pula keluar dari bayang-bayang Zulhas dan Amien Rais dalam pemilihan Ketum hari ini supaya menemukan kembali energi baru yang berbeda untuk menjadi PAN yang seutuhnya.

Mungkin dengan keluar dari patronase kedua orang ini, PAN akan lebih kreatif dan independen dalam memaknai dirinya sebagai partai yang potensial di masa depan.

Jasa kedua orang tersebut tentu saja selalu penting dan bermanfaat bagi partai, namun ada masanya semua orang di PAN juga menyadari dependensi juga akan melemahkan kekuatan partai yang sebenarnya, dan melupakan potensi mereka yang barangkali selama ini tidak terlalu di exploitasi.

Ketum yang di usung harus mampu melihat kekuatan masa depan PAN yang lebih independen.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved