HUT SD Bruder Nusa Indah

TK-SDS Bruder Nusa Indah Pontianak Sarat Nilai Sejarah, Dulunya Bernama SD Santo Michael

Tingginya minat masyarakat untuk bersekolah dan jumlah murid yang terus meningkat setiap tahun ajaran baru.

TK-SDS Bruder Nusa Indah Pontianak Sarat Nilai Sejarah, Dulunya Bernama SD Santo Michael
TRIBUNPONTIANAK/Ni Made Gunarsih
Gerbang TK dan SDS Bruder Nusa Indah Pontianak. 

PONTIANAK - Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar Swasta (SDS) Bruder Nusa Indah Pontianak merupakan sebuah sekolah yang dirikan oleh yayasan Bruder Nusa Indah Indonesia yang berlokasi di jalan Ahmad Yani nomor 3 Pontianak Selatan.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dikeluarkan pada 1989 tertulis bahwa Sekolah Bruder sudah mulai melaksanakan kegiatan pembelajaran pada periode 1959/1960 bertempat di Jalan Ahmad Yani Pontianak.

Berdasarkan data yang tertulis di buku pokok milik SDS Bruder, sekolah Khatolik ini awalnya dipecah menjadi 2 yaitu SD Bruder Nusa Indah A dan SD Bruder Nusa Indah B.

Tidak dituliskan kapan pastinya kedua sekolah ini bergabung menjadi SDS Bruder Nusa Indah.

Uskup Agung Mgr Agustinus Agus Pr Dijadwalkan Pimpin Misa Syukur HUT ke-60 SD Bruder Nusa Indah

Tetapi berdasarkan penuturan Johanes Baptis Sarjono SDS Bruder juga pernah bergabung dengan SDS Bruder Melati tapi kemudian berdiri masing-masing kembali.

Sebelum bernama SDS Bruder Nusa Indah Pontianak sekolah yang terdiri dari dua lantai kelas ini bernama Sekolah Dasar Santo Michael yang dikelola oleh Bruder Kongregasi Maria Tak Bernoda (Bruder KMB).

Tingginya minat masyarakat untuk bersekolah dan jumlah murid yang terus meningkat setiap tahun ajaran baru.

Pada 1992 SDS Bruder Nusa Indah Pontianak melakukan renovasi dan pembesaran area gedung sekolah yang masih berfungsi hingga saat ini.

Sekolah yang berada di tanah seluas 4.950 m2 berdasarkan website resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini semakin unik.

Karena tidak terdapat daun pintu pada setiap kelas, daun jendela hanya terdapat pada kusen jendela yang menghadap ke arah luar kelas.

Tidak adanya daun jendela dan pintu pada setiap kelas ini dirasakan memberi keuntungan bagi pihak sekolah karena tidak memerlukan AC, karena sirkulasi udara yang baik di kelas.

Meski tidak banyak informasi mengenai sejarah SD Bruder, sekolah yang berdampingan dengan Taman Kanak-Kanak (TK) ini tetap memiliki nilai sejarah.

Terutama dari gedung yang masih menggunakan arsitektur lama dan menjadikan sekolah ini berbeda dengan sekolah lainnya yang ada di Pontianak. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved