Kesehatan

Mencukur Bulu Kemaluan Bahaya Bagi Wanita, Dari Luka Bakar Hingga Infeksi Bakteri

Tahu tidak, bila mencukur bulu kemaluan terlalu sering ternyata memiliki efek samping, lho!

Mencukur Bulu Kemaluan Bahaya Bagi Wanita, Dari Luka Bakar Hingga Infeksi Bakteri
NET
Mencukur Bulu Kemaluan Bahaya Bagi Wanita, Dari Luka Bakar Hingga Infeksi Bakteri 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bagi sebagian wanita, bulu kemaluan menjadi salah satu hal yang mengganggu penampilan dan kenyamanan.

Tak jarang, banyak wanita akhirnya secara rutin mencukur bulu kemaluannya.

Tahu tidak, bila mencukur bulu kemaluan terlalu sering ternyata memiliki efek samping, lho!

Memang tidak ada larangan untuk mencukur atau waxing rambut kemaluan atau yang bisa disebut pubic hair itu.

Tapi alangkah baiknya wanita mengetahui lebih jauh mengenai pubic hair ini.

Menurut Dr Vanessa Mackar, Konsultan Obstetrician dan Ginekolog dari Royal College of Obstetricians and Gynecologists, Inggris, melansir dari Kompas.com, rambut kemaluan wanita yang berada di sekitar vagina mempunyai tugas penting bagi kesehatan vagina.

Vagina
Ilustrasi | NET

Menurutnya, "Rambut kemaluan menjadi penghalang alami untuk menjaga kebersihan, untuk mengurangi kontak dengan virus dan bakteri, dan untuk melindungi kulit halus vulva."

Masih menurut Mackar, rambut kemaluan juga berfungsi untuk mencegah partikel asing seperti debu dan bakteri patogen bisa masuk ke tubuh melalui daerah kemaluan.

Selain itu, rambut di area vagina juga membantu mengontrol kelembaban area yang menurunkan risiko infeksi jamur.

Hal senada diinformasikan dengan lengkap oleh MayoClinic.org.

Sang Ahli Larang Makan Pisang di Malam Hari, Bahayanya untuk Kesehatan Bisa Seperti Ini

5 Kebiasaan Salah Saat Mandi Bisa Merusak Kesehatan, Termasuk Keramas Tiap Hari

Halaman
123
Editor: Mirna Tribun
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved