Adopsi Bantuan Nasional, Lugito Harap Sekolah Gunakan Bosda Sebaik Mungkin
Lebih lanjutnya, teknis pencairan dana Bosda ini menggunakan sistem transfer kepada rekening milik sekolah yang bersangkutan.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Maudy Asri Gita Utami
"Saat ini kita bayarkan tiga bulan dulu. Namun tahun depan penuh untuk 12 bulan," jelasnya.
Di Kabupaten Kubu Raya, sebayak 326 SD negeri dan 86 SMP negeri.
Lugito pun berharap seluruh sekolah negeri tersebut dapat memahami terkait penyaluran Bosda ini.
"Dengan sosialisasi ini benar-benar dapat diserap dan dimengerti oleh pihak sekolah."
"Sehingga sekolah tentunya juga memberikan timbal balik, yakni melalui berbagai prestasi. Serta harus dimanfaatkan sebaik mungkin," tegasnya.
2020 mendatang, Lugito menyatakan anggaran untuk bantuan sektor pendidikan sebesar Rp 15 miliyar jangka satu tahun untuk SD dan SMP negeri di Kubu Raya.
"Dan untuk tiga bulan terakhir ini (Oktober-Desember) lebih kurang 3 miliyar," sebutnya.
Walaupun dalam proses belanja dari dana Bosda dapat menggunakan sistem tunai dan non tunai.
Lugito tetap mengimbau pihak sekolah melakukan transaksi secara non tunai.
Dalam hal pengawasan dana Bosda ini, Lugito menerangkan, jika melibatkan pihak inspektorat. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-dinas-pendidikan-kabupaten-kubu-raya-lugito-w.jpg)