Breaking News:

Dukung Tes Urine Anggota DPRD Sanggau, Ini Harapan LSM Citra Hanura

Tentu suatu langkah maju dalam melakukan pengawasan dan pencegahan pemakaian narkoba di kalangan penyelenggara negara.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Wakil Ketua LSM Citra Hanura Sanggau, Abdul Rahim SH 

SANGGAU - Wakil Ketua LSM Citra Hanura Kabupaten Sanggau, Abdul Rahim SH menyampaikan dengan dilaksanakan tes urine yang d lakukan pihak BNN Sanggau kepada Anggota DPRD Sanggau.

Tentu suatu langkah maju dalam melakukan pengawasan dan pencegahan pemakaian narkoba di kalangan penyelenggara negara.

"Di kalangan legislatif, walaupun belum semua anggota dewan yang bisa dilakukan tes urine karena ada kegiatan lain."

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 50 Anggota Kodim Sintang Jalani Tes Urine

"Namun ini semua sudah dimulai melakukan pembersihan bahwa narkoba tidak terpapar ke anggota dewan Sanggau, "katanya, Selasa (3/12/2019).

Hal ini, lanjut Rahim, merupakan contoh kongkrit dari pelaksana publik. Diharapkan kedpan dalam pelaksanaan tes urine sebisanya mungkin dihadiri semua anggota dewan yang dilakukan tes urin.

"Sehingga semua anggota dapat terdeteksi bahwa mereka tidak terpapar narkoba. Karena narkoba tidak memandang pangkat dan jabatan seseorang."

"Semoga kegiatan tersebut bisa kontinyu dilakukan baik para anggota dewan maupun pegawai di lingkungan sekretariat dewan," pungkasnya. 

Tes Urine Anggota DPRD Sanggau

Anggota DPRD Sanggau mengikuti tes urine mendadak yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sanggau bekerjasama dengan Sekretariat DPRD Sanggau di Aula Kantor DPRD Sanggau, Selasa (2/12/2019).

Seperti diketahui, anggota DPRD Sanggau berjumlah 40 orang.

Wakil Ketua DPRD Sanggau, Acam beserta sejumlah anggota DPRD Sanggau lainya mengikuti tes urin mendadak tersebut.

Sementara ada beberapa fraksi yang saat ini sedang melaksanakan kegiatan lainya sehingga tak bisa mengikuti tes urin.

Wakil Ketua DPRD Sanggau, Acam menyampaikan bahwa tes urin ini wajib dilaksanakan.

Bagaimana kita ikut bersama-sama dengan pemerintah menyatakan perang terhadap narkoba kalau kita sendiri terindikasi narkoba.

"Maka untuk itu, saya sangat sepakat dan bahkan tidak untuk 1 tahun sekali. Sebisa mungkin itu tiga bulan sekali," ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved