Citizen Reporter
Bawa Botol Minuman Sendiri, Ini Cara Selamatkan Pontianak dari Sampah Plastik
Tapi dalam mendaur ulang sampah plastik di Indonesia masih menjadi tahapan yang sulit dan lama.
Berbeda dengan dinegara lain diindonesia untuk mengurai sampah sampah plastic sangat memakan waktu yang lama, bahkan harus membayar.
Indonesia memiliki tahapan-tahapan dari daur ulang sampah plastic, mulai dari pemulung, kolektor hingga pada penjualan produk.
Pemulung mengumpulkan sampah, kolektor menerima dan memilah sampah botol plastik, memilah berdasarkan jenis sampah dan warna dan menggilingnya menjadi kecil, memprosesnya ke tahap akhir hingga menjadi sebuah produk, seperti kantong plastik rumah tangga dan menjual barang-barang. Tahapan-tahapan ini terjadi di kota-kota besar diseluruh Indonesia seperti halnya di Pontianak juga seperti itu.
Akibatnya, sampah menjadi menumpuk baik di tempat pembuangan sampah ( tong sampah dan TPA ) maupun di sungai sungai yang ada di Pontianak seperti sungai Kapuas.
Sampah di potianak menjadi salah satu permasalahan besar yang belum bisa terselesaikan.
Dari gambar di atas kita bisa melihat sampah yang menumpuk di tempat pembuangan sampah dan sampah sudah mencemari air Kapuas serta bisa dilihat bahwa sampah plastic mendominasi sampah tersebut.
Jika hal itu dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan kalau sebagian daerah Pontianak akan di dipenuhi oleh sampah.
Saat ini produksi atau volume sampah di Pontianak mencaai 350-400 ton/hari. Penanganan sampah di kota ini tidak hanya mengandalkan pemerintah kota saja tetapi, perlu kolaborasi dari masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Karena tanpa dukungan dan kera sama dari semua pihak akan sulit dalam menyelesaikan permasalahan sampah ini, tapi masih banyaknya masyarakat yang belum peduli bahkan sering mengeluh dan menyalahkan pemerintah padahal mereka sendiri yang membuat permasalahan tersebut. padahal masyarakat memiliki peranan penting dalam mengurangi sampah plastic tersebut.
Tapi masih ada juga masyarakat yang tidak peduli dengan permasalahan sampah plastic tersebut.
Dan tidak jarang juga kita melihat masyarakat dengan seenaknya membuang sampah sembarangan baik di perkarangan maupun di sungai-sungai.
Padahal dengan mereka tidak membuang sampah pada tempatnya akan berdampak buruk bagi lingkungan sekitar maupun bagi kesehatannya. Sepatutnya masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
Sebenarnya ada banyak cara dalam meminimalisir sampah plastic contoh sederhanannya yaitu dengan membawa botol tumblr sendiri.
Melihat kurangnya kesadaran masyarakat dalam hal yang sesederhana itu saya tertarik untuk melakukan servei dengan cara wawancara kepada masyarakat di kota Pontianak apakah mereka setuju dengan membawa botol tumblr bisa menjadi salah satu cara untumg meminimalisir sampah plastic khusunya botol plastic.
Dari hasil wawancara saya dari segala kalangan baik itu pelajar, mahasiswa, swasta, ibu runah tangga dan lain-lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/alfariat-saputra.jpg)