Rincian Data Alokasi APBN 2020 Kalbar Yang Akan Dikucurkan

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang dialokasikan untuk wilayah Kalbar sebanyak 525 Diva dengan nilai 10,38 T

Rincian Data Alokasi APBN 2020 Kalbar Yang Akan Dikucurkan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil)Direktorat Jendral Kekayaan Negaran (DJKN) Provinsi Kalbar, Edih Mulyadi (tengah) 

PONTIANAK - Kakanwil Ditjen Perbendaharaan ( DJPb) Kalbar Edih Mulyadi menjabarkan Alokasi APBN yang dikucurkan di Wilayah Kalbar pada 2020.

Hal ini disampaikan pada saat perahkan DIPA Tahun Anggaran 2020 Kepada Satuan Kerja Pengelola Dana APBN dan pemerintah kabupaten kota se - Kalimantan Barat yang diselenggarakan di Aula Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (19/11/2019).

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang dialokasikan untuk wilayah Kalbar sebanyak 525 Diva dengan nilai 10,38 T atau naik 18,02 persen dari tahun lalu sebesar 8, 79 T.

Dengan rincian sebagai berikut yakni 59 SKPD dengan nilai 342, 8 M yang terdiri dari 15 dana tugas pembantuan senilai 252,6 M, dan 44 dana dekonsentrasi dengan 140,5 M.

Lalu 466 Satker kementrian lembaga dengan nilai 9,99 T dengan rincian 16 Satker pusat senilai 2,95 T dan 450 satker vertikal pemerintah pusat dengan nilai 7,04 T.

Ada 5 Program Prioritas pada Dana APBN 2020

"Adapun kalau kita lihat dari jenis belanjanya dapat disampaikan bahwa belanja pegawai 2020 dialokasikan sebesar 3.77 T atau naik 17.81 persen dibanding tahun lalu," ujarnya.

Sedangkan untuk belanja barang mencapai 3,78 T naik sebesar 0.53 persen dibanding tahun lalu. Sementara belanja modal di alokasikan sebesar 2,8 T dengan kenaikan 57, 22 persen dibanding tahun lalu.

"Ini menjadi satu hal yang mengembirakan untuk wilayah Kalbar kenaikan infrastukur tahun 2020 lebih dari 50 persen ," ucapnya.

Sedangkan untuk dana bantuan sosial yang dialokasikan di tahun 2020 sebesar 11,35 M . Pada dana bansos ini ada penurunan sebesar 14.6 persen dari tahun sebelumnya.

"Kita berharap ini tidak terlalu signifikan terhadap bantuan soaial yang akan dialokasikan," ujarnya

Ia mengarahkan untuk mencairkan dana APBN di Provinsi Kalbar melalui Kanwil DJPb yang telah menyediakan 5 tempat dalam bentuk kantor KPPN yang disebar di wilaayah Kalbar.

Kantor pertama yakni KPPN Pontianak yang akan menyediakan pencairan 256 DIPA dengan nilai 7.7 T atas persentase di Kalbar memang proposi Pontianak luar biasa sebesar 74.4 persen terdapat di KPPN Pontianak.

Di Singkawan 83 DIPA dengan nilai 941, 27 M atau 9.07 persen secara keseluruhan di Kalbar. Kemudian KPPN Sintang 47 DIPA dengan nilai 77,96 M dan persentasi 6.53 persen. KPPN Sanggau 64 DIPA dengan nilai 445.7 M atau 4.29 persen, KPPN Ketapang jumlah 47 DIPA senilai 359.49 M atau 3.3 persen secara keseluruhan Kalbar, KPPN Putusibau 28 DIPA dengan 234,18 M atau 2.26 persen.

Adapun untuk TKDD di Kalbar dari APBN 2020 dialokasikan sebesar 20,67 T dengan rincian dana bagi hasil pajak 463,66 M, dana bagi hasil SDA 135, 44 M, dana alokasi umum sebesar 12,32 T , DAK Fisik 2.44 T, dan non fisik 2.98 T , DID 295.78 M, dana desa 2.04 T khususnya dana desa tahun lalu 1.99 T dan pada tahun ini terjadi kenaikan yang lumayan.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved