Ada 5 Program Prioritas pada Dana APBN 2020

Dimana pada titik yang sangat krusial dan merupakan pondasi yang penting untuk mencapai target dari pemerintan presiden Jokowi.

Ada 5 Program Prioritas pada Dana APBN 2020
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Foto bersama Gubernur Kalbar, H Sutarmidji usai penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2020 Kepada Satuan Kerja Pengelola Dana APBN dan pemerintah kabupaten kota se - Kalimantan Barat yang diselenggarakan di Aula Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (19/11/2019). 

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menyerahkan DIPA Tahun Anggaran 2020 Kepada Satuan Kerja Pengelola Dana APBN dan pemerintah kabupaten kota se - Kalimantan Barat yang diselenggarakan di Aula Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (19/11/2019).

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan ( DJPb) Kalbar Edih Mulyadi mengatakan Pemerintah menganggarkan Rp 2.540,4 triliun untuk belanja negara pada 2020 itu artinya naik 3,22 persen di banding tahun lalu. Sementara pendapatan yang direncakan ditahun 2020 sebesar 2.233,2 T atau naik 9.9 persen dari tahun 2019.

Ia mengatakan APBN pada tahun 2020 mempunyai makna dan posisi yang sangat strategis pada tatanan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dari tahun 2020 -2024.

Dimana pada titik yang sangat krusial dan merupakan pondasi yang penting untuk mencapai target dari pemerintan presiden Jokowi.

Gubernur Kalbar Serahkan DIPA Anggaran 2020 Kepada Satker Pengelola Dana APBN Kalbar

Tema APBN tahun 2020 Kebijakan fiskal tahun 2020 mengangkat tema “APBN untuk Akselerasi Daya Saing melalui Inovasi dan Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia” maka APBN tahun 2020 mempunyai 5 program prioritas yakni pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi dan policy, transformasi ekonomi, dan penyederhanaan birokrasi.

Hal yang penting tidak ada di APBN sebelumnya adalah hal yang bersifat strategis tahun 2020.

Setidaknya ada 6 hal yang strategis yang tercantum dalam APBN 2020 yakni adalah adanya pemberian insentif perpajakan, melanjutkan peningkatan SDM dan meningkatkan perlindungan sosial, percepatan destinasi wisata yang tercantum dalam APBN 2020.

Ada 5 prioritas untuk terus ditingkatkan kualitas destinasi wisata tersebut, dan peguatan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) , penguatan neraca transaksi berjalan.

"Di APBN 2020 ada dana yang dialokasiakan sebagai dana abadi yang akan terus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas SDM baik dilakukan di perguruan tinggi dan lembaga research terkait untuk peningkatan SDM"pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved