10 Tahun Perjalanan Komdas Pontianak, Bantu Pemerintah Sediakan Darah Segar

Tetapi menjadi komunitas yang membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh komponen masyarakat.

10 Tahun Perjalanan Komdas Pontianak, Bantu Pemerintah Sediakan Darah Segar
ISTIMEWA/Komdas Pontianak
Hingga di tahun 2010, Komdas Pontianak membentuk misi serta menggerakkan setiap anggota dalam meneruskan komunitas untuk melakukan kebaikan. 

PONTIANAK- Komunitas Darah Segar (Komdas) Pontianak merupakan kumpulan atau wadah orang-orang yang bersedia (ikhlas dan siap) atau mau mengajak orang lain mendonorkan darahnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Komunitas Darah Segar Pontianak sangat membantu Pemerintah dalam menyediakan darah segar bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa kegiatan Komunitas Darah Segar Pontianak tidak hanya terbatas pada pelayanan darah dan penanganan bencana alam saja.

Komunitas Darah Segar Pontianak Lakukan Edukasi dan Pengenalan ke Masyarakat Kalbar

Donor Darah Bersama Belonggok Market, Komdas dan PMI di Rumah Datok Pontianak.

Tetapi menjadi komunitas yang membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh komponen masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Komunitas Darah Segar Pontianak, Sapariah, SE.

Hingga saat ini, sudah satu dekade berdiri nya komunitas darah segar Pontianak, sejak 28 Oktober 2009.

Sapariah menjelaskan Komdas Pontianak berdiri atas inisiatif beberapa pemuda yang melihat betapa susahnya orang mendapatkan darah untuk tranfusi di karenakan stok darah di PMI kota Pontianak sering kosong dan penyebabnya karena kurang kesadaran masyarakat akan donor darah.

Walaupun diawal berdirinya sempat vakum, Komdas Pontianak kembali bangkit dengan tujuan mulianya membantu sesama manusia dan mencari relawan yang bersedia gabung di komunitas tersebut.

Hingga di tahun 2010, Komdas Pontianak membentuk misi serta menggerakkan setiap anggota dalam meneruskan komunitas untuk melakukan kebaikan tersebut.

Adapun misi yang mereka terapkan yaitu diantaranya adalah merekrut orang-orang yang mau donor tapi tidak mau menjadi pendonor tetap (seiringnya waktu, mereka di arahkan untuk menjadi pendonor tetap), lalu menghindarkan keluarga pasien 2x kena musibah.

Halaman
12
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved