Masih Musim Rawan DBD, Puskesmas di Kota Pontianak Tingkatkan Kewaspadaan 

Apalagi dibulan-bulan yang rawan dengan intesitas hujan yang tinggi yakni September, Oktober dan November.

Masih Musim Rawan DBD, Puskesmas di Kota Pontianak Tingkatkan Kewaspadaan 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Aksi gabungan gerakan lawan DBD, kurang lebih 20 komunitas hadir berantas DBD, dengan memberantas sarang nyamuk dan fogging di perumahan warga sebanyak 5 RT di Jalan Purnama Agung VII, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (22/12/2018) siang. 

PONTIANAK - Puskesmas di Kota Pontianak meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan warganya masing-masing.

Apalagi dibulan-bulan yang rawan dengan intesitas hujan yang tinggi yakni September, Oktober dan November.

Kepala Puskesmas Parit Haji Husein Kelurahan Bansir Darat, Pontianak Tenggara, Yuyun Tafwidhha mengatakan pihaknya dalam 3 bulan terakhir baru menerima 1 laporan DBD yang terjadi pada oktober lalu.

Puskesmas Wilayah Pontianak Timur Bebas Kasus DBD

Empat Kecamatan Kubu Raya Berpotensi Wabah DBD

Penderita merupakan anak-anak kelas 5 SD dan telah ditangani langsung ke Rumah Sakit dan kini telah sembuh. .

Pihaknya langsung tanggap setiap adanya laporan kasus, dengan langsung menuju ke lapangan untuk melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE).

"Setelah itu baru persiapan masyarakat, kalau misal perlu fogging kita fogging, kalau tidak, kita cukup tebar abate," ujarnya kepada Tribun Rabu (13/11/2019)

Dia mengatakan, penderita memang tinggal dilingkungan komplek perumahan.

Namun tidak bisa dipastikan kasus terjadinya gigitannya nyamuk tersebut, berada di lingkungan komplek itu.

"Bisa juga kenanya saat disekolah atau saat berada dirumah sanak keluarga," ujarnya

Sementara langkah pencegahan terhadap DBD dilakukan setiap tahunya oleh petugas kesehatan Puskesmas maupun Dinas Kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved