Bom di Medan

Bom Bunuh Diri di Medan, Ini Tanggapan Driver Ojol Pontianak

Namun, baginya tidak terlalu memusingkan hal tersebut akan berpengaruh pada pekerjaanya.

Bom Bunuh Diri di Medan, Ini Tanggapan Driver Ojol Pontianak
KompasTV
Kronologi Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Identitas Pelaku dan Detik-detik Warga Lari Ketakutan 

Bom Bunuh Diri di Medan, Tanggapan Driver Ojol Pontianak 

PONTIANAK - Berbagai tanggapan dilontarkan dari para driver ojol di Pontianak pasca ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan.

Ada yang menanggapi biasa saja, bahkan ada juga yang khawatir akan menurunnya order atau pesanan. 

Syahrul, satu di antara driver ojol mengaku sudah mengetahui tentang peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Medan.

Namun, baginya tidak terlalu memusingkan hal tersebut akan berpengaruh pada pekerjaanya. 

VIDEO: Bermodal Google Buat Roket, Kepala SMPN 28 Tak Sangka Muridnya Wakili Indonesia ke Jepang

Pasca Bom Polrestabes Medan, Kapuas Hulu Siaga Satu

"Kalau rezeki memang sudah diatur, jadi saya pribadi tidak terlalu takut kalau memang nantinya orderan berkurang. Saya maklumi saja dengan peristiwa disana (Medan) dan itu mungkin saya rasa pelakunya adalah oknum yang menggunakan atribut ojol," ujarnya Rabu (13/12/2019).

Ia juga mengatakan, selama menjadi driver ojol sekitar 3 tahun ini, ia sudah sangat mengenali iklim masyarakat di Pontianak. Memang, kata dia, waspada perlu dilakukan untuk menjaga diri. 

"Tapi kalau di Pontianak ini alhamdulillah untuk hari ini pun masih ada orderan yang saya terima. Kalau ngantar ke kantor polisi sering, tapi memanh saya sendiri tetap lapor ke yang jaga, nanti yang pesan datang ngagak saya," katanya. 

Beda halnya dengan Syahrul, driver ojol lainnya Zaki menilai bahwa peristiwa di Medan akan berimbas pada orderan yang akan diterima.

Pasca Teror Bom di Medan, Wakapolres: Semua yang Masuk ke Mapolres Sintang Diperiksa

Askiman Sebut Stunting dan JKN Isu Utama yang Harus Diselesaikan

Ia mengatakan, saat ini orderan ojol sedang ramai-ramainya. Pelaku bom bunuh diri dengan seragam ojek tentu sangat merugikan driver lainnya.

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved