Direktur PD Uncak Kapuas Bungkam Saat Digiring ke Rutan Putussibau

Saat ditahan Supardi menggunakan baju batik berwana kuning hitam dan celana kain warna hitam, sambil membawa satu buah tas warna hitam.

Direktur PD Uncak Kapuas Bungkam Saat Digiring ke Rutan Putussibau
TRIBUNPONTIANAK/SAHIRUL HAKIM
Direktur PD Uncak Kapuas Supardi (tengah), saat berfoto bersama dengan Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Kapuas Hulu, Martino Andreas Manulu bersama tim penyidik Kejari lainnya, di Rutan Klas IIB Putussibau, Jumat (8/11/2019). 

Direktur PD Uncak Kapuas Bungkam Saat Digiring ke Rutan Putussibau

KAPUAS HULU - Direktur PD Uncak Kapuas, Supardi hanya bisa diam dan tidak mau diwancara oleh sejumlah media yang meliputi saat ditahan ke Rutan Klas IIB Putussibau, Jumat (8/11/2019) pukul 18.30 WIB.

"Ndak usah dulu ye," ujarnya dengan singkat kepada wartawan, sambil menunggu administrasi penahanan dirinya ke Rutan Klas IIB Putussibau tersebut.

Saat ditahan Supardi menggunakan baju batik berwana kuning hitam dan celana kain warna hitam, sambil membawa satu buah tas warna hitam.

Terkait Kasus Tipikor PD Uncak Kapuas, Bupati Nasir Serahkan ke Penegak Hukum

Direktur PD Uncak Kapuas Terancam 20 Tahun Penjara, Diduga Terlibat Kasus Korupsi

Dikawal langsung oleh Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Kapuas Hulu, Martino Andreas Manulu bersama tim penyidik Kejari lainnya.

Kedatangan rombongan penahanan Supardi langsung disambut oleh petugas Rutan Klas IIB Putussibau, dan tidak lama langsung dipersilahkan masuk untuk mengurus administrasi penahanan ke rutan.

Sementara itu, Kepala Rutan Klas IIB Putussibau Mulyoko menyatakan, pihaknya telah menerima seorang tahanan dari Kejari Kapuas Hulu.

"Itu sudah kewajiban bagi kami menerima tahan kasus apapun," ujarnya.

Mulyoko menjelaskan, tahanan Kejari Kapuas Hulu terkait kasus korupsi tersebut tidak akan lama di Rutan Putussibau, karena akan dipindahkan ke Pontianak.

"Kita tau bersama bahwa, kasus korupsi tetap dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Kalbar. Jadi di Rutan Putussibau hanya sementara saja," ungkapnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved