Desa Tanjung Hulu Deklarasi ODF, Ini Pesan Bupati Jarot Winarno
Sedangkan untuk menangani lima hal tersebut haruslah dilakukan secara bergotong royong,
Penulis: Domuara D Ambarita | Editor: Jamadin
Desa Tanjung Hulu Deklarasi ODF, Ini Pesan Bupati Jarot Winarno
SINTANG- Bupati Sintang, Jarot Winarno meresmikan deklarasi ODF ditandai dengan penandatanganan deklarasi ODF serta penandatanganan cuci tangan menggunakan sabun, yang dilaksanakan dihalaman Kantor Desa Tanjung Hulu, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Sabtu (21/09/2019).
Desa Tanjung Hulu, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang merupakan Desa ke-40 yang melaksanakan deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan. Dari 391 desa di Kabupaten Sintang, kegiatan deklarasi tersebut dihadiri dan diresmikan oleh Bupati Sintang. Serta turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sintang serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang yang juga sebagai duta Stunting, Kartiyus.
Baca: Satu Wadah, Komunitas Sepeda BBFC Pelopor Kamtibmas Bagi Masyarakat
Baca: KARIER – Zodiak Hari Ini Minggu 22 September 2019 | Luangkan Waktu LIBRA, Keberuntungan LEO
Dalam sambutan deklarasi ODF tersebut Jarot Winarno menyampaikan lima hal berkaitan dengan kesehatan lingkungan yang harus diperhatikan.
“Pertama yang perlu diperhatikan yaitu jamban, kedua mencuci tangan menggunakan sabun, ketiga air bersih, keempat buang sampah pada tempatnya, dan yang kelima membuang limbah cairan pada tempatnya”, kata Jarot.
Tak lupa dijelaskan pula pada point pertama dalam kesehatan lingkungan yaitu jamban harus diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah dalam kesehatan. Dengan adanya jamban disetiap rumah maka kita tidak BAB sembarangan.
"Selama ini kita punya masalah terutama didaerah pesisir sungai, jambannya itu disungai, kemudian BAB sembarangan di kebun, yang dapat menyebabkan lingkungan menjadi tercemar sehingga bisa mendatangkan berbagai penyakit, seperti diare, hepatitis dan sebagainya”, jelasnya.
Sedangkan untuk menangani lima hal tersebut haruslah dilakukan secara bergotong royong, bersama-sama untuk merubah pola hidup sehat, kalau kita tidak mau merubah pola tersebut, maka penyakit akan berdatangan.
Diharapkan juga dengan ODF ini, dapat menghilangkan perilaku BAB sembarangan, dan akhirnya mampu untuk mencegah terjadinya stunting sampai hingga 42%. Ia juga berharap agar tahun depan di Kecamatan Sepauk bisa 20 Desa yang mendeklarasikan ODF.
“saya bangga datang kesini, karena Desa Tanjung Hulu Kecamatan Sepauk sudah mendeklarasikan ODF, walau cuma satu desa di Kecamatan ini, saya minta tahun depan kalau bisa 20 desa ODF, sebab, di Desa Limbur Bernaung Kecamatan Serawai dan Desa Kertasari Kecamatan Ketungau tengah saja sudah mendeklarasikan desanya sebagai desa ODF, jadi Sepauk jangan mau kalah”, harapnya.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jarot-sintang-kalbar.jpg)