Roses Hantaran Sudah Layani Ratusan Pelanggan
Tugas jasa hantaran ini, hanya membungkus, menghias dan mempercantik barang hantaran. Si pemesan dapat memesan sesuai dengan tema warna yang diingin
Roses Hantaran Sudah Layani Ratusan Pelanggan
PONTIANAK - Tak sedikit orang yang menangkap peluang bisnis dari sebuah acara pernikahan. Seperti menghadirkan jasa menata hantaran seserahan dan mahar pernikahan.
Peluang ini yang ditangkap Febriani Widiastuti bersama Sri Purwanti dengan membuka usaha Roses Hantaran Pontianak pada akhir 2017 silam.
Baca: Kadisporapar: Menjaga Kesehatan dapat Dilakukan dengan Berwisata
Baca: VIDEO: Ratusan Orang Melayat ke Rumah Duka Morkes Effendi
Baca: Aleng: Isuzu Traga Tingkatkan Keuntungan Pengguna
"Ide ini lahir pas kontrak kerja sudah selesai dan belum ada kerjaan. Saya diskusi sama temen, pengen buka usaha apa. Akhrinya dipilihlah bisnis hantaran. Karena melihat pontensi ada. Ini karena Kebutuhan calon pengantin yqng ndak mau ribet," ujarnya, Rabu (6/11/2019).
Menurutnya bukan tanpa kendala saat memulai usaha. Apalagi modal awal yang harus dirogoh lumayan besar. Hal inilah yang menguatkan tekadnya untuk mengajak kakak iparnya yakni Sri Purwanti untuk join dalam bisnis.
"Awal mulanya, kita cuma punya satu paket box. Sekarang ini sudah makin bertambah," ujarnya.
Untuk jenis-jenis barangnya, lanjut dia, semua berasal dari si pemesan. Tugas jasa hantaran ini, hanya membungkus, menghias dan mempercantik barang hantaran.
Si pemesan pun dapat memesan sesuai dengan tema warna yang diinginkan. Mengenai bentuk barang yang akan dikreasikan, seluruhnya dipercayakan kepada yang membungkus hantaran.
Tempat barang hantaran pengantin yang dimilikinya pun beragam. Ada yang berbentuk kotak dengan penutup berbahan akrilik. Ada pula yang berbentuk kandang burung. Khusus untuk cincin, disediakan kotak khusus, atau yang sering disebut ring box.
Mengenai jumlah hantaran yang dipesan, pihaknya menetapkan minimal satu kotak. Namun kebanyakan, pemesan memesan delapan hingga sepuluh kotak. Satu kotak diharagai dengan Rp 40 ribu hingga 80 ribu. Pemesanan dapat dilakukan minimal satu minggu sebelum tanggal pernikahan.
"Dalam dua tahun terakhir mungkin sudah 200-an customer. Setiap pekan kami bisa melayani hingga 5 orderan pelanggan. Kesemuanya hanya dikerjakan berdua," ucapnya.
Menurutnya untuk mencari konsumen, tak terlalu sulit. Apalagi dengan adanya media sosial. Lewat akun Instagram @roses.hantaranptk calon pelanggan bisa berselancar untuk melihat lihat contoh dan testimoni paket hantaran.
"Promosinya lebih ke sosial media. Kita juga terbantu dari customer yang sudah pakai jasa hantaran dan mereka juga upload sehingga jadi testimoni. Jadi, banyak teman-teman customer yang juga akhirnya pakai jasa hantaran kami," sampainya.
Ke depannya setelah modal makin bertambah, ia berniat untuk mengembangkan lagi bisnis hantaran hingga penyediaan suvenir pernikahan.
"Kita lagi berupaya buat nambah box dan upgrade bunga serta kualitas hiasan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/orderan-bisnis-hantaran.jpg)