Breaking News:

Rocky Gerung Nilai Isu Radikal Muncul karena Pemerintah Gagal Hasilkan Keadilan dan Kesejahteraan

Rocky Gerung Nilai Isu Radikal Muncul karena Pemerintah Gagal Hasilkan Keadilan dan Kesejahteraan

Editor: Nasaruddin
Youtube Kompas TV
Rocky Gerung Nilai Isu Radikal Muncul karena Pemerintah Gagal Hasilkan Keadilan dan Kesejahteraan 

Pengamat politik 60 tahun tersebut menyayangkan, dirinya yang dicegah masuk kampus.

Padahal ia ingin membuat dialog bantahan yang membahas tentang radikal.

"Kalau pemerintah mau mencegah radikalisme kasih pikiran kritis, makanya saya ke kampus, kampusnya digembok, Rocky Gerung tidak boleh masuk."

"Padahal saya mau membantah itu, supaya ada dealetika dalam pikiran. Kasih outlet radikalisme itu," ungkapnya.

Kemudian, Rocky Gerung mengatakan Pesantren yang selama ini dituding menjadi sarang gerakan teroris yakni Pesantren Ngruki di Solo justru mengundangnya.

Pesantren Ngruki ingin menggelar debat terbuka dengan Rocky Gerung demi pencegahan radikalisme.

"Yang terima saya itu justru Pesantren Ngruki yang dianggap sarang teroris," ucap Rocky Gerung.

"Justru mereka harus diajak berdebat?," ucap Rosi mengonfirmasi.

Rocky Gerung bahkan menilai Pesantren Ngruki jauh lebih terbuka pikirannya dibanding Istana.

"Dia minta ke situ untuk berdebat jadi lebih terbuka pikiran Ngruki dari pikiran Istana dalam soal teoris radikalisme itu," sambung Rocky Gerung.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved