Diduga Cabuli Siswinya, Seorang Kepala SDN di Hulu Gurung Ditangkap Polisi

Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dan menangkap tersangka,

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo 

Diduga Cabuli Siswinya, Seorang Kepala SDN di Hulu Gurung Ditangkap Polisi

 KAPUAS HULU - Jajaran Polres Kapuas Hulu telah berhasil mengungkap dugaan kasus pencabulan anak dibawah umur, diwilayah Kecamatan Hulu Gurung, yang diduga pelakunya adalah seorang kepala sekolah (Kepsek) SDN disalah satu wilayah Kecamatan Hulu Gurung.

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP R Siswo Handoyo menyatakan, diduga pelaku sudah ditangkap atas  
bernisial SP (52) merupakan seorang kepala sekolah SDN dan warga Dusun Beluan, Desa Lubuk Antuk, Kecamatan Hulu Gurung.

"Terduga pelaku kita tangkap pada Jumat (1/11/2019) pukul 22.00 WIB. Dia melanggar tindak pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap anak dibawah umur sebagaimana di maksud didalam, pasal 81 atau pasal 82 undang undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," ujar Siswo Handoyo , Minggu (3/11/2019).

Baca: VIDEO: Fun Run Indo Runners HUT ke-6 Berlangsung Seru

Baca: 6 Tahun Komunitas Indo Runners Berdiri, Ini Agenda Rutinnya

Berawal terungkapnya kasus tersebut, Jumat (1/11/2019) pukul 09.00 WIB, sehabis pelajaran Matematika saat istirahat pertama belajar, dan pada saat itu juga sekolah (SD disalah satu Kecamatan Hulu Gurung), memilik program kesehatan yang mana pelajar itu harus ikut dalam kegiatan tersebut.

"Saat itu korban mendapat giliran untuk diperiksa kesehatannya di ruangan kesehatan atau UKS sekolah tersebut. Korban diminta untuk menyikat gigi, dan setelah menyikat gigi, diminta untuk duduk baring serta memejamkan mata. Kemudian korban merasa kemaluan pelaku masuk ke mulut korban, dan mengeluarkan sperma dan pelaku berkata jika ada air yang masuk kemulut jangan ditelan tetapi dibuang," tambah Siswo hHandoyo.

Atas peristiwa tersebut, korban bersama keluarganya melaporkan pelaku ke pihak kepolisian terdekat.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dan menangkap tersangka," ungkapnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved