Kabinet Indonesia Maju

Rekrut 12 Wakil Menteri, Jokowi Disebut Inkonsistensi dan Lakukan Politik Akomodatif

Tapi saya lihat, terjadi inkonsistensi antara lima tahun yang lalu dengan apa yang disampaikan Pak Jokowi saat pidato Kepresidenan.

Rekrut 12 Wakil Menteri, Jokowi Disebut Inkonsistensi dan Lakukan Politik Akomodatif
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo menyalami Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo saat acara pelantikan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik Angela Tanoesoedibjo sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabinet Indonesia Maju. 

News Analysis
Pengamat Politik Untan
Jumadi, Ph.D

Rekrut 12 Wakil Menteri, Jokowi Disebut Inkonsistensi dan Lakukan Politik Akomodatif

PONTIANAK - Pengisian jabatan mesti dilakukan atas dasar analisis jabatan dan beban kerja sebuah institusi.

Itu dasarnya.

Jika memang analisis jabatan dan beban kerjanya memerlukan itu, tidak masalah.

Namun semangatnya ketika pemerintahan awal Jokowi lima tahun yang lalu itukan memangkas wakil menteri yang ada pada jaman pemerintahan SBY dengan pertimbangan efisiensi.

Baca: VIRAL Ramalan Santri di Magelang Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Gubernur Ganjar Pranowo Angkat Suara

Baca: PUJI Wamennya, Menteri Pariwisata Wishnutama: Angela Tidak hanya Cantik tapi juga Cerdas dan Pintar

Baca: Susunan Kabinet Jokowi - Maruf Amin Belum Rampung, Moeldoko: Lagi Dihitung-hitung Asalnya

Tapi saya lihat, terjadi inkonsistensi antara lima tahun yang lalu dengan apa yang disampaikan Pak Jokowi saat pidato Kepresidenan.

Jadi yang diperlukan sekarang, semangat memangkas jabatan eselon, ada debirokratisasi dan deregulasi, kemudian efesiensi, dengan penambahan jabatan wamen yang beberapa kementrian menurut saya tidak memerlukan itu, maka tidak konsisten dengan semangat efisiensi itu.

Jadi memang, lebih mengedepankan politik akomodatif, akhirnya terjebak dengan politik akomodatif.

Menurut saya memang sangat disayangkan tidak konsisten dengan semangat efisiensi.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved