28 Perusahaan Tertarik Investasi Bandara Singkawang

Selain itu ada sekitar 40 calon investor yang melirik kerja sama untuk pembangunan dan pengelolaan Bandara Singkawang.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie 

Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Kalimantan Barat (Kalbar), Nugroho Henray Ekasaputra mengatakan Kota Singkawang harus mempunyai prioritas dalam membangun kotanya.

"Singkawang terkenal sebagai Kota Pariwisata di Kalbar, cuma dari Singkawang sendiri belum terlalu serius menggarap pariwisata," katanya.

Lebih lanjut Ia menerangkan bahwa artinya pembangunan Kota Singkawang jangan latah meniru kota-kota lain tanpa punya identitas yang khusus karena Singkawang tidak bisa disamakan dengan Kota Pontianak atau kabupaten lainnya.

Singkawang belum punya identitas dan prioritas dalam pembangunan.

Serius itu tidak hanya dalam retorika, tetapi diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah.

Dalam anggaran yang kecil juga tidak mencerminkan bahwa pariwisata menjadi prioritas, apalagi Dinas Pariwisatanya masih menyatu, belum berdiri sendiri.

Selain itu, pembangunan bandara yang saat ini sedang berlangsung harus tetap berjalan dan segera diselesaikan untuk mendukung Singkawang sebagai kota pariwisata.

"Kami berharap lebih serius betul-betul menggarap pariwista sehingga menjadi unggulan Kota Singkawang dan pemasukan utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Singkawang seperi Jogja dan Bali," harapnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved