DAK Untuk Pembangunan Puskesmas Dikembalikan, Jarot: Yang Penting Negara Tidak Boleh Dirugikan

Bupati Sintang, Jarot Winarno menyebut pengerjaan Puskemas Nanga Ketungau yang dihentikan salah satu temuan pada proyek

DAK Untuk Pembangunan Puskesmas Dikembalikan, Jarot: Yang Penting Negara Tidak Boleh Dirugikan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang meninjau progres pembangunan Puskemas Nanga Ketungau.  

DAK Untuk Pembangunan Puskesmas Dikembalikan, Jarot: Yang Penting Negara Tidak Boleh Dirugikan

SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno menyebut pengerjaan Puskemas Nanga Ketungau yang dihentikan salah satu temuan pada proyek pembangunan di Kabupaten Sintang pada tahun 2018 lalu.

“Temuan proyek pembangunan tahun lalu itu dana DAK yang kita kembalikan 75 persen,” ungkap Jarot.

Dana DAK itu terpaksa dikembalikan, lantaran perfoma pemborong hanya mampu menyerap 25 persen anggaran pembangunan Puskemas Nanga Ketungau.

“Realisasinya mereka hanya mampu ngelola 25 persen. Kita hentikan proyeknya. Kita kirim balik (dana DAK ke negara),” sebut Jarot.

Baca: Pemutusan Kontrak Pembangunan Puskemas Nanga Ketungau Sudah Sesuai Prosedur

Baca: Puskesmas Sungai Durian Optimis Raih Akreditasi Paripurna

Baca: Dukung Perusahaan Sawit Bermitra dengan Masyarakat, Bupati Jarot Harpkan Hal Ini

Dihentikannya proyek pembangunan Puskemas Nanga Ketungau diakui Jarot merugikan pemerintah dan masyarakat. Sebab, kelanjutan pembangunan Puskemas tersebut menjadi tanggungjawab pemerintah.

“Karena dana DAK sudah kembali (ke negara) tidak bisa kembali lagi. Kita sadari, kita dirugikan,” ungkapnya.

Agar tidak menjadi bangunan yang terbengkalai, Pemkab Sintang kata Jarot akan melanjutkan pembangunannya dengan menganggarkan dana DAU kedepannya.

“Yang penting negara tidak boleh di rugikan. Jadi sampai sekarang bangunannya agak terbengkalai, kemungkinan untuk kelanjutannya nanti akan menggunakan dana DAU,” kata Jarot. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved