Sebelum Gantung Diri, Siswi SMA di Sintang Juga Pernah Kepergok Minum Sprite Campur Paramex

Sebelum ditemukan gantung diri, korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya dengan cara menenggak sprite dicampur obat paramex.

Sebelum Gantung Diri, Siswi SMA di Sintang Juga Pernah Kepergok Minum Sprite Campur Paramex
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Sabuk kain yang digunakan korban untuk gantung diri. 

Sebelum Tewas Gantung Diri, Siswi SMA di Sintang Juga Pernah Kepergok Minum Sprite Dicampur Paramex

SINTANG - Pelajar SMAN 1 Tebelian yang ditemukan tewas gantung diri diduga karena masalah asmara.

Akibat diputus oleh pacarnya yang juga seorang pelajar, korban disebut sering murung dan mengurung diri di kamar.

Korban bahkan tertutup ketika ditanya oleh keluarga.

Baca: MOTIF Siswi SMA di Sintang Tewas Gantung Diri, Teman dan Keluarga Lihat Korban Sering Murung

Sebelum ditemukan gantung diri, korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya dengan cara menenggak sprite dicampur obat paramex.

"Menurut keterangan kakak korban, bahwa pernah mendapati korban mengkomsumsi minuman sprite dicampur obat Paramex," kata Kapolsek Sungai Tebelian, IPDA Diondi Asido Manik.

Kepergok menenggak sprite dicampur paramex, korban bungkam saat ditanya kakaknya. "Saat ditanya oleh kakak korban untuk apa minum sprite dan paramex korban tidak mau menjawabnya," ungkap Diondi.

YY, pelajar berusia 17 tahun ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Dusun Lebak Akam Desa Sungai Ukoi, Kecamatan Sungai Tebelian, Minggu (20/10) pagi.

Dugaan sementara, pelajar yang duduk di kelas 10 itu nekad mengakhir hidup lantaran putus cinta.

Motif Pelajar di Sintang Tewas Gantung Diri

Halaman
123
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved